Berbuat Curang, Empat Pemain PUBG Dapatkan Larangan Berkompetisi Selama Tiga Tahun

Berbuat Curang, Empat Pemain PUBG Dapatkan Larangan Berkompetisi Selama Tiga Tahun

Sebanyak empat pemain PlayerUnknown’s Battlegrounds dilaporkan mendapatkan sanksi berupa larangan berpartisipasi dalam National PUBG League selama tiga tahun dikarenakan melakukan kecurangan.

Keempat pemain tersebut diantaranya Christian “Cuhris” Narvaez, Liam “Liammm” Tran, Tyler “DevowR” Sti, dan Mark “Tefl0n” Formaro. Mereka berempat diduga menggunakan "program tidak resmi" untuk berpartisipasi dalam babak kualifikasi National PUBG League. Seluruh tersangka sudah diberikan ban permanen pada tanggal 19 Desember lalu, menurut laporan dari Dot Esports.

Tim esports PUBG yang melakukan investigasi terhadap kasus ini membenarkan memang adanya penggunaan program ilegal oleh keempat tersangka. Akibatnya, semua tersangka mendapatkan larangan untuk mengikuti turnamen yang diselenggarakan oleh PUBG selama tiga tahun.

Hukuman ini tidak hanya ditujukan kepada empat tersangka bersangkutan saja, melainkan juga kepada tim tempat mereka bertanding. Reapers, Totality, Death Row, dan Almost, masing-masing sudah didiskualifikasi dari National PUBG League dimana spot mereka akan diisi oleh tim-tim lain yang terpilih.

"Ke depannya, pemain yang terkena ban di dalam game karena menggunakan program ilegal akan mendapatkan sanksi larangan berkompetisi selama selama tiga tahun hingga maksimum sepanjang hidup," tegas PUBG di Twitter. "Pedoman lengkap untuk sistem penalti global akan dirilis di kemudian hari."

Sekedar informasi, pramusim National PUBG League akan berlangsung hingga tanggal 13 Januari mendatang. Sebanyak 16 tim teratas dari kualifikasi pramusim akan masuk ke fase pertama dari seri turnamen, yang dijadwalkan akan dimulai antara akhir Januari dan awal Maret 2019.


Tags:

Apa menurut kamu Artikel ini keren?

Share artikel ini ke teman-teman kamu juga ;)

Beri Komentar
Silahkan melakukan login terlebih dahulu

0 Komentar