Perjalanan Bigetron Red Alien Hingga Saat Ini

1640337634505

Nama Bigetron Red Alien (BTR RA) memang sudah tidak asing lagi di telinga para penggemar esport, khususnya penggemar PUBG Mobile. Tim yang dibentuk di Indonesia ini sudah pernah menjuarai turnamen tingkat internasional.

Indoesport telah merangkum beberapa fakta mengenai tim kebanggaan Indonesia ini. Berikut ini adalah beberapa fakta menarik seputar Bigetron Red Alien. 

Baca Juga: Ingin Punya Tim Esports? Segini Biaya yang Diperlukan Menurut Starlest

Mendapatkan Player Andalan di Awal Musim

bigetron ra_cv

Bigetron Esport dibentuk pada tanggal 28 Maret 2017. Setahun kemudian tepatnya pada 28 May 2018 Zuxxy-Luxxy bersaudara, NaTic, dan KinGzz digabungkan dan terbentuklah BTR RA.

Zuxxy-Luxxy yang juga dijuluki "Duo Tachibana" merupakan saudara kembar asal pulau Bali. Keduanya merupakan ujung tombak dari tim berlogo robot ini.

Zuxxy dan Luxxy ternyata memiliki kemampuan di atas rata-rata, bahkan bisa dibilang mengesankan. Keduanya sering mendapatkan penghargaan sebagai MVP di berbagai turnamen secara bergantian.

Di samping itu ada Ryzen yang ikut bergabung pada 3 November 2018. Ryzen berkali-kali menjadi team MVP dan League Terminator di beberapa turnamen yang mereka ikuti.

Kehadirannya membuat Main Rusher ini perlu diwaspadai oleh lawan. Di samping itu kemampuan sniper dari Luxxy juga mengerikan sehingga dengan cepat BTR RA menjadi momok bagi para tim PUBG Mobile.

Langsung Menjadi Juara

21 Oktober 2018, BTR RA dengan mengejutkan meraih gelar juara di PUBG Mobile Indonesia National Championship padahal itu masih tahun pertamanya dibentuk.

Zuxxy dan Luxxy Ditawari Milyaran Rupiah

Zuxxy-Luxxy

Setelah mendapatkan gelar sebagai juara dunia pada PUBG Mobile Club Open - Fall Split Global Finals 2019. Banyak tim-tim yang tertarik untuk mendatangkan Zuxxy-Luxxy bersaudara.

Ko Edwin pernah ditawari 5M Rupiah untuk melepas "Duo Tachibana" itu. Namun dirinya sama sekali tidak tertarik karena sudah merasa bahwa Zuxxy-Luxxy adalah keluarganya sendiri. Begitu pula dengan Zuxxy-Luxxy, mereka terlihat tidak tertarik sama sekali dengan tawaran itu.

Performa Mendadak Menurun

Pada turnamen S-tier yaitu PUBG Mobile Global Championship Season 0: League (20 Desember 2020) mereka menutup tahun 2020 dengan gagal juara di turnamen itu dan menuntaskannya di peringkat kelima.

Bahkan di tahun selanjutnya, di turnamen Peace Elite Asia Invitational 2021 (29 April 2021), BTR RA hanya mampu meraih tempat keenam.

Hal ini tentu sangat disayangkan para penggemar, dikarenakan hampir setiap turnamen yang mereka ikuti sebelumnya, mereka selalu mendapat peringkat tiga teratas.

Perlu Berjibaku di PMGC 2021

Sempat menurun hingga tidak masuk di Super Week pertama Luxxy dkk harus bekerja keras untuk bisa lolos ke babak final.

Lolos di posisi kesepuluh BTR RA poin yang dikumpulkannya adalah 248. Selisihnya sangat jauh dengan rekan satu negaranya Genesis Dogma yang sangat konsisten hingga sampai di posisi kedua klasemen dengan poin 409.

Itulah fakta-fakta menarik perjalanan BTR RA di scene PUBG Mobile. 


Tags:

Apa menurut kamu Artikel ini keren?

Share artikel ini ke teman-teman kamu juga ;)

Beri Komentar
Silahkan melakukan login terlebih dahulu

0 Komentar