bigetron ion btr esports pubg mobile 2020

5 Momen Flashback Bigetron ION di PINC 2020

ION menjadi juara di PINC 2020. Tim ini digawangi oleh pemain-pemain muda berbakat yang kemampuannya tak bisa dipandang sebelah mata. Bahkan, para pemain ION masuk ke jajaran top statistik PINC 2020 yang dirilis oleh PUBG Mobile Esports Indonesia.

Sepanjang pertandingan PINC 2020, Hijrah, Liquid, RedFaceN, dan Jerrrsy berhasil mencetak 81 kills dengan total 18.572 damage. Dalam kesempatan wawancara dengan INDOESPORTS, para pemain menyampaikan lima momen flashback ION di PINC 2020.

Penasaran momen apa saja selama PINC 2020 yang tak bisa dilupakan bagi mereka? Ini ceritanya.

 

1. Pembegalan Berujung Hikmah

bigetron ion pubg esports

Tim ION berusaha mengejar ketertinggalan dengan tim EVOS hingga di babak match terakhir. Begitu sengit kejar-mengejar poin antara EVOS dan ION di PINC 2020. Saat babak akhir pun, tak ada yang bisa memprediksi siapa yang akan menjadi juara.

Last game menjadi babak penentu. Pertengahan pertandingan tim ION dibegal oleh tim lain sehingga mereka melakukan rotasi ke kiri. Ini menjadi keputusan yang sangat tepat karena rotasi ke kiri jauh lebih aman untuk tim.

Pemain ION tumbang bergiliran, namun ternyata Jerrsy bisa lolos. Tak ada yang sadar dengan kehadiran Jerrsy hingga satu per satu tim lawan berjatuhan. Tersisa Sumatera Utara Meta dengan empat pemain, Jerrsy memperlihatkan diri dan langsung rata oleh tim lawan.

Meski gagal mendapatkan “Chicken Dinner”, berkat kesabaran Jerrsy, ION pun keluar di posisi kedua. Perolehan ini sangat membantu tambahan poin ION yang akhirnya menjadi juara di PINC 2020. Perbedaan poin mereka pun sangat tipis dengan EVOS, selisih 5 poin saja.

 

2. Miskom di Miramar

btr ion pubg esports

Secara keseluruhan, performa ION memang tampak baik. Namun, bukan berarti mereka tak pernah mengalami kegagalan. ION pernah menjadi tim pertama yang pulang ke lobby di sepanjang pertandingan PINC 2020.

“Miramar, match ke-14 kalau tidak salah. Itu kami benar-benar too soon. Tim pertama yang pulang ke lobby. Itu adalah kesalahan yang seharusnya kami enggak buat,” ujar Liquid.

Ini adalah satu kesalahan yang sangat disayangkan oleh ION di PINC 2020. Menurut sniper dari ION ini, kesalahan terjadi karena masalah komunikasi di antara mereka. “Kami  seharusnya rush DG, malah kami rotasi. Akhirnya ke-sandwich,” Liquid melanjutkan.

“Banyak hal bodoh yang mestinya bisa kami handle. Kalau bisa putar waktu kita enggak bakal melakukan itu,” tambah Hijrah sang in game leader.

 

3. Best Gameplay ION di PINC

bigetron ion btr pubg esports pinc 2020

Ada momen keberuntungan, ada juga match saat ION melakukan kesalahan. Ada pula match yang menjadi momen terbaik mereka di PINC 2020. Coach S1nyo menilai bahwa ada satu match ketika timnya bermain sangat baik di sepanjang kompetisi PUBG Mobile Indonesia National.

“Kalau dari seluruh game PINC, yang paling bagus waktu di play-off yang Miramar, kami dapat 25 kills. Kami bermain benar-benar rapi full satu tim,” kata S1nyo.

Jika dilihat kembali data statistik yang dikeluarkan oleh PUBG Mobile Esports Indonesia, dua pemain ION masuk ke jajaran “Top 5 Nyakitin”, yaitu RedFaceN dengan 5374 damage dan Liquid dengan 5353 damage. Sedangkan, Liquid sekali lagi bertengger di jajaran “Top 5 Terminator” dengan perolehan 23 kills.

 

4. Tim yang Paling Gereget Menurut ION di PINC 2020

btr ion bigetron esports pubg m

Sobat Gamers mungkin masih mengingat bagaimana ketatnya persaingan di antara tim saat PINC 2020 kemarin. Enam belas tim menampilkan performa terbaik untuk memuncaki klasemen. Inilah jawaban ION ketika diminta untuk menyebutkan tim mana yang menjadi lawan yang paling gereget di PINC 2020.

“Semua yang dilawan gereget, sih. Semuanya sama-sama jagonya,” kata Liquid yang juga disetujui oleh RedFaceN dan Jerrsy. “Semuanya sama, enggak tertuju ke satu tim saja. Cuma, ya, yang paling menyulitkan tim kami, ya, EVOS,” tambah Hijrah.

Sobat Gamers juga pasti mengingat bagaimana sengitnya selisih poin antara EVOS dan ION, ‘kan? Hingga di pertandingan terakhir pun, tim ini masih berusaha mengejar poin si Macan Putih.

 

5. Masih Belum Puas

bigetron ion btr esports pubg m 2020

Menurut RedFaceN, timnya saat itu belum menunjukkan penampilan terbaik mereka, terutama dari segi chemistry dan gameplay. “Kemarin main di turnamen juga sebenarnya belum keluar semua. Masih banyak banget strategi yang belum keluar. Chemistry kami juga masih belum kuat banget,” terang RedFaceN.

Mengingat umur tim yang masih sangat muda, tak mengherankan jika ikatan antara para pemain belum terjalin dengan kuat.

“Persiapan (untuk PMPL Season 2) pasti ada. Di PINC saja, kita belum full di hari kedua itu. Nanti PMPL kami pasti tunjukkan yang terbaik,” kata RedFaceN penuh keyakinan.

 

Sebagai tim, Bigetron ION terhitung masih baru, terbentuk di 2020 dan mencetak debut manis di PINC 2020. Berhasil keluar sebagai juara lantas tak membuat ION berpuas diri. Saat ini, tim sedang bersiap-siap untuk menghadapi turnamen-turnamen PUBG Mobile yang akan datang.

Perlahan-lahan ikatan antarpemain semakin terbentuk dan semakin kuat. Bagaimana nantinya penampilan full tim ION? Kita tunggu saja kiprah mereka selanjutnya. Jadi, jangan lewatkan berita soal ION dan tim esports Indonesia lainnya hanya di INDOESPORTS!


Halo, sobat gamer! Jangan lupa cek Youtube Channel INDOESPORTS ya. Ada video live stream turnamen esports setiap minggunya, dan informasi lain seputar esports. Ayo subscribe, like dan comment sekarang juga!


Mau diskusi lebih lanjut mengenai game PUBGM? Ayo gabung dengan Komunitas PUBGM dengan cara join di group facebook PUBGM ID.


Tags:

Sukai Berita Ini

Share post:

Beri Komentar
Silahkan melakukan login terlebih dahulu

0 Komentar