Jadi Ratu PUBG Mobile Asia, Ternyata Littlegroot Eufrosine Sempat Berantem

Tak Disangka Jadi Juara, Founder Littlegroot Eufrosine Cerita Tentang PMPL Season 2 1

Penampilan tim esports PUBG Mobile Ladies, Littlegroot Eufrosine berhasil mencuri perhatian para penggemar esports tanah air. Sebab sepak terjangnya di di PMPL Season 2 Ladies Battle SEA Final yang sangat agresif memang patut diapresiasi.

Dalam satu kesempatan bincang-bincang dengan INDOESPORTS, founder Littlegroot Eufrosine yang ternyata berasal dari Indonesia membagikan satu kisah menarik. Ternyata para pemain dari tim esports ladies ini berasal dari pecahan-pecahan tim yang berbeda.

Chemistry adalah satu poin penting yang dibangun terlebih dahulu. Meski begitu, konflik tentunya tak bisa dihindari oleh Winewine, Sky, Summer, dan Colorblue. Yulia Subagio, sang founder menceritakan bahwa tim ladies ini pernah berantem sehari sebelum turnamen PMPL Thailand Season 2 dimulai.

Littlegroot Eufrosine, Tim PUBG Mobile Imut Asal Thailand yang Ternyata Ganas (2)

“Sebelum PMPL Thailand, salah paham antar player berujung too soon di game pertama.”

Yulia bercerita bahwa sehari sebelum turnamen dimulai, para pemain Littlegroot Eufrosine sempat terlibat konflik. Dampak dari salah paham ini berlanjut hingga ke keesokan harinya, tepatnya di hari turnamen.

“Kebetulan waktu itu turnamennya diadakan offline. Waktu mereka keluar ruangan, kok nangis semua? Sedangkan kita nonton lewat stream yang delay. Terus mereka bilang, ‘kita too soon’. Aku kira too soon-nya itu enggak too-soon banget lah. Aku kira #6 atau #7. Eh mereka jawab, ‘kita #16’. Aku masih positif thinking, tanya kill berapa. Mereka jawab, ‘kill nol,’ aku langsung nyesek banget dong,” Yulia bercerita sambil tertawa.

“Kalau ditanya, aku down banget, tuh. Karena kita udah pede mau juara, eh malah #16. Cuma, kalau bukan aku yang nguatin mereka, siapa lagi? Aku tetap percaya sama mereka. Masih ada satu game lagi, pasti masih bisa. Ternyata masih bisa,”

Jadi Ratu PUBG Mobile Asia, Ternyata Littlegroot Eufrosine Sempat Berantem 1

Bicara soal mental, tentunya pihak manajemen, dalam hal ini Yulia harus tampil sebagai sosok kuat yang membangkitkan mental pemain. Lantas, bagaimana cara sang founder Littlegroot Eufrosine mengatasi situasi saat itu?

“Jujur, aku diam beberapa menit karena kaget. Terus, ada dua player meluk gitu. Mereka sudah sempat bilang, ‘kalau enggak bisa juara sorry ya,’ gitu. Poinnya itu enggak jauh sebenarnya. Lalu aku bilang:Ini ‘tuh masih ada satu game lagi, loh. Ngapain kalian nangis? Masih bisa ini, at least kill 10 kita bisa. Aku bilang gitu. Ternyata beneran, dapat kill di atas sepuluh.”

Konflik memang tak bisa dihindari, karena setiap tim pasti memiliki permasalahannya sendiri. Hebatnya, Littlegroot Eufrosine bisa mengatasi masalah yang terjadi di antara mereka hingga jadi juara.

Temukan berita menarik lainnya mengenai game, esports PUBG Mobile atau tentang esports figur lainnya hanya di INDOESPORTS.


Tags:

Apa menurut kamu Artikel ini keren?

Share artikel ini ke teman-teman kamu juga ;)

Beri Komentar
Silahkan melakukan login terlebih dahulu

0 Komentar