Asal Thailand, Littlegroot Sering Ikut Kompetisi PUBG Mobile di Indonesia, Apa Alasannya?

Tak Disangka Jadi Juara, Founder Littlegroot Eufrosine Cerita Tentang PMPL Season 2 2

Littlegroot Eufrosine tampil gemilang dan jadi juara di PMPL Season 2 Ladies SEA Battle Final. Meski berasal dari negara tetangga, nyatanya tim esports PUBG Mobile ladies ini memiliki banyak penggemar dari Indonesia.

Nama tim Littlegroot Eufrosine sebenarnya sudah tak lagi asing di kalangan pro player PUBG Mobile, khususnya untuk para ladies. Pasalnya, para pemain asal negeri Gajah Putih ini sudah sering mengikuti kompetisi PUBG Mobile yang diadakan di Indonesia. Apa alasannya? Inilah kata sang founder.

 

Wawasan Founder Littlegroot Eufrosine yang Berasal Indonesia

Tak Disangka Jadi Juara, Founder Littlegroot Eufrosine Cerita Tentang PMPL Season 2 4

Sobat Gamers mungkin akan terkejut jika mengetahui bahwa ternyata founder dari tim ladies asal Thailand ini adalah warga asli Indonesia. Sembari menempuh pendidikan di Bangkok, Yulia Subagio mengambil kesempatan untuk mendalami passion-nya di esport.

Siapa sangka tim esports ladies yang dibentuk dan dibinanya ini berhasil menuai prestasi sejak dua bulan terbentuk. Berbekal pengalaman yang dimiliki selama mengecap kompetisi di Indonesia, sang founder memiliki ukuran tentang kompetisi ladies di dua negara ini.

Alasan pertama kenapa tim Littlegroot Eufrosine sering berkompetisi di Indonesia karena Yulia a.k.a Alexa LGR yang membuat keputusan. Sang founder membocorkan bahwa ini jadi salah satu kunci keberhasilan Littlegroot Eufrosine di turnamen internasional.

Esports Ladies Indonesia Lebih Maju

Tak Disangka Jadi Juara, Founder Littlegroot Eufrosine Cerita Tentang PMPL Season 2 3

Belum genap tiga bulan, masa-masa latihan Littlegroot Eufrosine diisi dengan latihan match dengan tim Indonesia. Menurutnya, tim esports ladies-nya ini harus merasakan sensasi kompetisi di Indonesia, mulai dari scrim hingga turnamen. Yulia punya alasan yang kuat, sebab menurutnya esports ladies di Indonesia lebih maju daripada di Thailand.

“Alasannya, karena di Thailand esports untuk ladies belum semaju Indonesia. Jadi, turnamen-turnamen ladies belum begitu banyak.”

Dibandingkan dengan Thailand, esports ladies Indonesia khususnya di cabang PUBG Mobile jauh lebih hidup. Kompetisi sering dilakukan oleh tim-tim karena ekosistem esports di tanah air memang tumbuh subur. Antusiasme penggemar terhadap esports ladies juga cukup tinggi.

Sebagai tim baru, Littlegroot Eufrosine harus memperbanyak jam terbang. Keterbatasan jumlah kompetisi ladies di negara asal tim ini membuat founder Alexa harus membuat pilihan lain. Scrim dan turnamen di Indonesia adalah jawabannya.

 

Upgrade Pengalaman Gameplay Player

Tak Disangka Jadi Juara, Founder Littlegroot Eufrosine Cerita Tentang PMPL Season 2 1

Sejak ekosistem esports ladies Indonesia di PUBG Mobile lebih hidup, maka bisa dikatakan bahwa para pemain di negeri ini bisa bermain lebih baik. Tak hanya skill, namun strategi juga turut dimatangkan di berbagai kompetisi. Semakin sering scrim dan turnamen maka tak heran jika Yulia menilai pro player ladies di Indonesia berkembang lebih baik.

“Aku pengen membiasakan mereka buat ketemu sama tim Indonesia. ‘Kan gameplay mereka itu (tim Indonesia sama Thailand) beda banget. Mereka (player ladies) yang di Thailand itu, agresif banget di awal. Mereka mainnya asal nabrak. Cuma ‘kan kalo player Indonesia enggak begitu agresif. Justru agresifnya di akhir,” Yulia mengutarakan pendapatnya.

Alexa LGR menjelaskan perbedaan gameplay dan strategi yang begitu jauh antara pemain Indonesia dan Thailand. Pada dasarnya memang Winewine, Summer, Colorblue, Sky, dan BBx memang memiliki permainan yang agresif. Jadi, sekarang Sobat Gamers tak akan heran mengapa tim ini lebih fokus pada poin kill, bukan?

Melatih Mental Para Pemain Littlegroot Eufrosine

Jadi Ratu PUBG Mobile Asia, Ternyata Littlegroot Eufrosine Sempat Berantem 1

Alexa LGR pernah mencicipi bagaimana kompetitifnya tim esports ladies di Indonesia dari segi pemain. Dirinya menilai bahwa para pemain di tanah air memiliki pengalaman, strategi, serta mental yang lebih matang. Kesempatan untuk berkompetisi di Thailand bagi para ladies pro player masih terbatas.

Oleh karena itu sang founder ingin Littlegroot Eufrosine bisa melatih mentalnya dengan bertanding menghadapi pemain-pemain Indonesia. Dengan begitu, Yulia berharap segala aspek yang dimiliki timnya jauh lebih terasah saat berhadapan dengan tim dari luar.

“Aku pengen biasain mereka scrim bareng tim-tim besar Indonesia atau turnamen di luar biar mereka ngga kaget.”

Menurut Yulia sendiri, cara ini berhasil mengubah gameplay dan strategi para pemain Littlegroot Eufrosine. Meski awalnya sering kalah bahkan tak masuk ke lima besar, hasil latihan Winewine, Summer, Colorblue, Sky, dan BBx justru terlihat di PMPL Season 2.

 

Kalau menurut kalian, Sobat Gamers, bagaimana sih esports ladies di Indonesia? Tinggalkan pendapat kalian di kolom komentar bawah ini ya!

Semoga esports ladies bisa lebih berkembang.

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya hanya di website INDOESPORTS. Update terus pengetahuan kalian mengenai game dan esports PUBG Mobile di sini!


Tags:

Apa menurut kamu Artikel ini keren?

Share artikel ini ke teman-teman kamu juga ;)

Beri Komentar
Silahkan melakukan login terlebih dahulu

0 Komentar