Cewek Gamer Baperan? Ini Kata Pro Player BOOM Siren

boom siren pubg mobile ladies senjata favorit

Menanggapi stigma buruk tentang pro player ladies, BOOM Siren menegaskan bahwa mereka juga bermain secara profesional. Pernyataan ini cukup menggelitik rasa penasaran. Bagaimana, ya, para ladies pro player ini  memanajemen emosi? Sementara kaum hawa terkenal lebih gampang baper alias bawa-perasaan.

Apa saja hal yang bisa memicu baper ini, ya? Penggemar esports PUBG Mobile juga pasti penasaran bagaimana para ladies ini mengatasi konflik. Simak jawabannya dari hasil bincang-bincang tim INDOESPORTS dengan Gal, Pinky, dan TonyMontana berikut ini.

Gal dan Pinky Anggota Baru BOOM Siren

Pinky menceritakan bahwa dirinya dan Gal mereka masih terhitung baru bergabung dengan tim ini. Jika Sobat Gamers ingat dengan riwayat pemain BOOM Esports, mungkin kalian juga ingat momen ketika dua pemain asal Victim Esports ini diperkenalkan.

Sejak tiga bulan berjalan dengan BOOM Siren, para pemain baru ini belum terlalu dekat dengan pemain lainnya. Situasi darurat karena pandemi membuat masing-masing pemain tak boleh ada di GH.

Meski tak tinggal bersama-sama, chemistry para pemain dibangun berdasarkan pengalaman dan passion terhadap game PUBG Mobile. Tentu saja konflik tentunya tak bisa dihindari, sekecil apapun itu.

Para pro player ladies ini mengaku bahwa mereka tak pernah berdebat hingga saat ini. Hanya beberapa miskomunikasi di dalam game, itu pun bisa diatasi secara profesional.

“Kalau perkara game, sebenarnya enggak apa-apa mau marah-marah gimana juga. Soalnya enggak ada yang baper," Pinky mengakui.

Gal, Pinky, dan TonyMontana mengaku bahwa gejolak yang terjadi dalam tim hanya seputar game saja. Itu pun semua pemain BOOM Siren tak membawa ke hati masalah tersebut, melainkan didiskusikan untuk perbaikan demi kemajuan bersama.

"Ya ada, lah. Orang baru semua. Ngatasin kendala, ya diobrolin. Kalau ada yang nyangkut gitu, ya diomongin," Gal membenarkan adanya konflik di antara mereka.

Lalu, siapakah pemain dari BOOM Siren yang paling sering marah-marah ketika di arena pertarungan. Pinky dan TonyMontana tampak setuju dengan jawaban yang dituturkan oleh Gal.

“Yang paling sering marah-marah, sudah pasti, tak lain dan tak bukan ya, IGL dong. Karena ‘kan yang nge-call dia, dan kalau enggak sesuai pasti protes dia nya. Walau misalnya ada kita ngomong soal game kesel, tapi benar-benar cuma in game nya aja. Nothing personal.”

Jadi Sobat Gamers sudah tahu kan, kalau pro player ladies juga bermain secara profesional. Bahkan para pemain BOOM Siren tak keberatan jika dikritik dalam masalah permainan.

Ada yang Bikin BOOM Siren Sedih Sampai Nangis

Gal dan TonyMontana mengatakan bahwa BOOM Pinky pernah menangis karena game PUBG Mobile ini. Lebih detail lagi, bahkan Gal menceritakan bahwa rekannya itu menangis hingga sesenggukan.

Bukan karena berdebat atau konflik dengan sesama rekan tim, ternyata Pinky pernah menangis karena kalah dalam turnamen. Pinky pun akhirnya menjelaskan hal apa yang bisa membuatnya baper alias bawa perasaan jika menyangkut game dan timnya.

"Justru bapernya pas kalah. Kalau kalah turnamen, parah, sedih. Kepikiran, jadi beban di otak kalau kalah. Tapi kalau lagi latihan, dimarahin, ya ketawa-ketawa aja terima,"

Pendapat BOOM Siren, Apakah Pro Player Cowok Baperan?

Jika pro player ladies bisa menangis karena kalah dalam turnamen, apakah pro player cowok tidak? Oh, belum tentu. Ada banyak hal yang tak ditunjukkan ke publik. BOOM Siren pun berpendapat sama.

Menurut Pinky, jika para pro player cowok ada di posisi yang sama, kemungkinan mereka juga akan merasakan hal yang sama. Gal juga sependapat. Meskipun pro player cowok terlihat lebih tangguh, bukan berarti mereka tak pernah merasa emosional. Apalagi jika menyangkut sesuatu yang sangat disukainya, game.

“Masing-masing player pasti memiliki metode tersendiri untuk mengekspresikan perasaan. Tim cowok kurasa juga sama, sih. (baper, sedih) Cuma, cewek lebih menunjukkan perasaan, lebih ekspresif,” terang Gal.

Jawaban TonyMontana juga tak berbeda, karena rocker juga manusia. Ketika pro player kalah satu langkah dalam turnamen yang diikutinya, wajar jika ada sensasi rasanya.

“Bukan lebih perasa, sih. Lagian, wajar dong kita kecewa. Kalau kita enggak kecewa, berarti kita enggak ada niatan buat menang,”

. . .

Merasa emosional saat mengalami kekalahan atau kemenangan adalah hal yang sangat wajar bagi manusia. Terlebih lagi hal ini menyangkut passion. Jadi, baik pro player ladies maupun cowok, pasti pernah baper di beberapa hal tertentu.

Bukan berarti mereka tidak profesional, ya, Sobat Gamers. Sebab sebagai manusia, wajar saja jika merasa emosional.

Sobat Gamers yang ingin mendapatkan berita dan informasi lainnya mengenai game, esports, dan pro player PUBG Mobile, simak terus INDOESPORTS!


Tags:

Apa menurut kamu Artikel ini keren?

Share artikel ini ke teman-teman kamu juga ;)

Beri Komentar
Silahkan melakukan login terlebih dahulu

0 Komentar
5