Akibat dan Dampak BTR RA Gagal Lolos Grand Final PMGC 2021

ARTIKEL--BTR RA

Bigetron Red Alien mesti menerima kenyataan setelah gagal untuk masuk babak Grand Final PMGC (PUBG Mobile Global Championship) 2021. Tim PUBG Mobile asal Indonesia itu mengakhiri perjalanan mereka di babak league final di urutan ke 16. 

Rekan satu negaranya, Tim Genesis Dogma juga bernasib sama. NiciL dkk hanya mampu mendapatkan peringkat ke 15. Padahal sebelumnya di babak league mereka tampil begitu mengesankan hingga mencapai 3 besar klasemen.

BTR RA memang mengawali PMGC 2021 dengan kurang gairah. Bahkan Zuxxy dkk sempat absen pada super weekend 1 karena kekurangan nilai. Namun dengan perlahan mereka mampu mengisi slot ke league finals. Akan tetapi nasib berkata lain.

Damwon Gaming, tim esports asal Korea Selatan yang tadinya berada di bawah BTR RA saat klasemen Overall League Standing bahkan secara mengejutkan berada di puncak League Finals.

Hal ini tentunya melahirkan pertanyaan kepada para penggemar tim Robot Merah ini. Mengapa BTR RA bermain kurang konsisten?

Entruv, mantan pelatih Aura Esports membuat analisis mendalam mengenai penyebab BTR RA gagal untuk lolos turnamen PUBG Mobile terakbar itu.

Melalui live streaming Facebooknya, pria berusia 28 tahun itu mengungkapkan pendapatnya mengenai kegagalan Bigetron Red Aliens ke Grand Finals.

Dia berpendapat bahwa Zuxxy dkk kurang percaya diri saat bertempur dan menghindari peperangan dengan melakukan rotasi.

"Menurutku BTR RA kekuatannya bukan pada rotasi, tetapi justru kekuatan mereka itu ada saat perang. Permainan BTR RA itu sebenarnya mirip seperti Stalwart Esports, namun aku melihat di league finals ini mereka lebih sering menghindari perang dan pada akhirnya selalu tereliminasi ketika sedang rotasi", ujar Entruv.

“PUBG Mobile itu memang permainan yang sangat sulit, hanya saja satu hal penting untuk diperhatikan yaitu mengenal karakter pemain", sambung Entruv.

"Kalau bicara roster Bigetron RA saat ini sebenarnya sudah saat unggul soal aim power jadi soal strategi sebenarnya cukup tentukan drop spot awal lalu selanjutnya tinggal insting mereka saja sudah cukup". Tutup Entruv.

Setelah menerima kekalahan tersebut, mulai terdengar kabar bahwa akan ada pemain BTR RA yang akan rehat sementara dari ajang esports. Hal itu mungkin dikarenakan beban yang mesti mereka terima usai mengikuti turnamen tersebut.

Awalnya dianggap rumor, namun saat live streaming, BTR Zuxxy angkat bicara mengenai hal tersebut.

"Kalau rumor ada pemain yang rehat itu benar tetapi aku tidak akan menyebutkan namanya", ucap Zuxxy membenarkan kabar tersebut.

"Tapi aku pikir kita semua tidak akan pensiun dari kompetitif untuk saat ini. Mengingat usia kita masih cukup muda jadi kedepannya kita masih punya banyak kesempatan", tambahnya.

Sebagai turnamen akbar yang mempertemukan banyak tim terbaik dari berbagai belahan dunia, PMGC 2021 memang menjadi medan dengan tekanan yang sangat berat bagi para pemain BTR RA dan juga Genesis Dogma GIDS.

Terlebih para penggemar sudah berharap kedua tim ini dapat mengharumkan nama Indonesia lagi di kancah Internasional.

Dengan pupusnya harapan itu, maka perlu waktu bagi mereka untuk menenangkan pikiran. Rehat dari dunia esports mungkin bisa jadi pilihannya. Namun semoga kita masih bisa melihat aksi mereka di turnamen-turnamen selanjutnya.


Tags:

Apa menurut kamu Artikel ini keren?

Share artikel ini ke teman-teman kamu juga ;)

Beri Komentar
Silahkan melakukan login terlebih dahulu

0 Komentar