7 Momen Pertandingan Regular Season PMPL Season 2

7 Momen Pertandingan Regular Season PMPL Season 2

Regular Season PMPL Season 2 menyisakan banyak cerita menarik dari masing-masing tim yang bertanding. Nah, Sobat Gamers yang masih baru di dunia esports PUBG Mobile harus mengetahui beberapa hal mengenai ekosistem turnamennya. Mungkin kalian juga bertanya-tanya, bagaimana sistem pertandingan, kualifikasi, atau juga jalannya PMPL Season 2 baru-baru ini.

Berikut ini adalah catatan penting mengenai pertandingan di Regular PMPL Season 2 lalu yang bisa kalian jadikan sumber referensi.

 

1. Golden Ticket Menuju SEA Final dengan Grand Final PMPL Season 2

7 Momen Pertandingan Regular Season PMPL Season 2 1

Selama enam hari berturut-turut ke-24 tim bertanding tujuan yang berbeda-beda. Tim yang ada di klasemen teratas berlomba untuk menduduki puncak leaderboard dan merebut satu golden ticket langsung menuju SEA Final.

Sementara, tim yang masih ada di klasemen bawah mempertaruhkan enam hari ini untuk menempati klasemen 16 teratas. Sebab, hanya 16 tim yang berhak maju ke Grand Final PMPL Season 2 dan berkesempatan untuk mendapatkan akses menuju SEA Final.

Menurut sistem kualifikasi, dari Indonesia akan ada tiga tim teratas yang akan maju ke SEA Final. Akhirnya, golden ticket pertama menuju PMPL SEA Final direbut oleh Bigetron RA. Sementara 15 tim lainnya masih memiliki peluang di babak grand final untuk merebut dua tiket emas.

 

2. Bigetron RA Melemah?

Banyak penggemar baru esports PUBG Mobile Indonesia yang mempertanyakan performa tim Bigetron RA yang dijuluki sebagai juara dunia. Pasalnya, performa tim Red Aliens ini dinilai tak memuaskan di beberapa minggu Regular Season PMPL Season 2 lalu.

Meski Luxxy, Zuxxy, Microboy, dan Ryzen berhasil menempatkan tim di puncak leaderboard, tim PUBG Mobile lainnya berlomba untuk menggeser Bigetron RA. Misalnya saja ION Esports dan Aura Esports yang tampil agresif di beberapa minggu, sempat saling sikut di klasemen teratas.

Apakah Bigetron RA menahan diri atau bersantai-santai? Masih misterius. Namun yang jelas, sejak Super Week dimulai Red Aliens mulai bermain serius. Sobat Gamers yang memang sudah mengikuti perjalanan Red Aliens sejak awal mungkin sudah tak heran dengan sepak terjang tim ini.

 

3. Sang Juara Dunia Mengamuk di Penghujung Super Week

7 Momen Pertandingan Regular Season PMPL Season 2 2

Super Week benar-benar ditaklukkan dengan catatan 6 WWCD oleh tim Alien Merah. Total poin Bigetron RA meroket hampir dua kali lipat dari angka 478 poin menjadi 831 di akhir Regular Season PMPL Season 2.

Alhasil, tak satu tim pun yang berhasil menggeser tim juara dunia ini hingga akhir. Luxxy, Zuxxy, Microboy, dan Ryzen mengawali dan mengakhiri Regular Season PMPL Season 2 dengan menduduki posisi puncak. Kokoh di klasemen pertama, Bigetron RA menjadi tim pertama dari Indonesia yang maju mengamankan slot di PMPL SEA Finals 2020.

 

4. ION Esports dan Aura Esports, Kandidat Terkuat

Persaingan semua tim yang ada di PMPL Season 2 ini memang sangat sengit. Tim manapun bisa jadi ancaman yang berbahaya karena masing-masing memiliki potensi dan kekuatan. Sejak di awal ION Esports dan Aura Esports tak melonggarkan performa mereka hingga di akhir Regular Season.

Hanya saja, Bigetron RA memang benar-benar menggila di penghujung PMPL Season 2. Dua tim itu sempat menduduki puncak klasemen walau pada akhirnya Red Aliens merebut kembali takhtanya. ION Esports menempati posisi kedua dengan perolehan 770 poin dan Aura menyusul di posisi berikutnya dengan perolehan 721 poin.

 

5. Pemain yang Mencuri Spotlight, Double Title RedFaceN

7 Top Statistik Regular Season PMPL Season 2 2

Permainan yang luar biasa dari RedFaceN ION Esports mencuri perhatian para penggemar esports PUBG Mobile tanah air. Pro player yang menjadi scout andalan ION ini berhasil menjadi MVP sekaligus Terminator di Regular Season PMPL Season 2.

Pemain yang akrab disapa Eksa ini mengamankan 138 kills di sepanjang pertandingan di Regular Season. Keseriusan RedFaceN mampu mengalahkan jumlah perolehan poin kill Ryzen di angka 120 kills dan Zuxxy 115 kills.

 

6. Apresiasi Tinggi untuk Seluruh Tim di Super Week PMPL Season 2

Ada banyak hal yang terjadi hingga akhir pertandingan Regular Season usai. Tim Bonafide sempat menempati posisi ke-16 di Super Week yang jadi penentu ini. Sayangnya harapan untuk maju ke grand final pupus karena malah oleh Louvre.

Ozora dan tim Louvre berhasil menjaga konsistensi permainan hingga akhirnya berdiri di posisi ke-15 di penghujung Regular Season PMPL Season 2. Sedangkan posisi ke-16 ditempati oleh Dranix Avenger, sehingga Bonafide harus tersingkir dari barisan menuju grand final.

7 Momen Pertandingan Regular Season PMPL Season 2 4

El Dogee pun mengakui bahwa di Super Week suasana jauh lebih memanas. Banyak tim yang tak melonggarkan kekuatannya meski berada di posisi sulit. Misalnya saja Island of Gods, Voin 2K, dan Nara Esports yang gagal di Regular Season pun tetap bermain keras di beberapa pertandingan.

Sansskuy justru berkomentar bahwa akhir pertandingan Regular Season sudah mulai terbaca di hari Sabtu, tepatnya saat sang juara dunia mulai mengamuk. Padahal shoutcaser satu ini berharap ada momen-momen sengit perebutan tiket emas menuju SEA Final. Pada akhirnya Bigetron RA membayar penantian dan kekecewaan penggemarnya di dua hari terakhir Super Week.

Meski begitu Sansskuy mengapresiasi semua tim yang tak lolos ke grand final yang terus berusaha maksimal hingga titik darah penghabisan. Keseriusan yang nyata ini terutama ditunjukkan oleh Voin 2K dan Bonafide yang tetap bermain serius hingga Super Week selesai. Meski gagal di turnamen PMPL Season 2 ini, bisa dipastikan bahwa kemampuan tim-tim akan jauh meningkat setelah ini.

 

7. Showmatch PMPL SEA Four Countries

7 Momen Pertandingan Regular Season PMPL Season 2 4

Penyelenggara PMPL mengadakan sebuah pertandingan yang cukup menarik. Sebelum PMPL SEA Final dimulai, Indonesia, Malaysia/Singapura, Thailand, dan Vietnam mempertemukan tim terbaiknya di showmatch PMPL SEA Four Countries Battle.

Pertandingan ini diikuti oleh 24 tim yang berasal dari masing-masing negara. Indonesia diwakili oleh empat tim yang berada di klasemen teratas, yaitu Bigetron RA, ION Esports, Aura Esports, serta BOOM Esports.

Sebagai pemanasan di pertandingan sesungguhnya, showmatch PMPL SEA Four Countries Battle ini diadakan selama dua hari. Pada babak match kedua Bigetron RA mengamankan WWCD dan 14 kills. Sedangkan ION Esports unjuk gigi di match ketiga dengan WWCD dan perolehan 12 kills.

Gagal memenangkan pertandingan, showmatch PMPL SEA Four Countries Battle dimenangkan oleh FaZe Clan dari Thailand. Bigetron RA sendiri ada di posisi ketiga dan ION Esports di posisi kelima.

Sedangkan BOOM Esports dan Aura Esports secara berurutan ada di peringkat tujuh dan delapan. Meski tak tampil sebagai juara, namun keempat tim esports Indonesia ini tampil cukup baik.

 

Komunitas semakin berkembang, ekosistem mulai terbangun, dan esports PUBG Mobile akan sangat menarik untuk dinantikan. Nantikan serunya pertandingan Grand Final PMPL Season 2 di tanggal 25-27 September 2020 mendatang.

Agar tak ketinggalan berita terbaru, Sobat Gamers bisa stay update informasi di website INDOESPORTS.


Tags:

Apa menurut kamu Artikel ini keren?

Share artikel ini ke teman-teman kamu juga ;)

Beri Komentar
Silahkan melakukan login terlebih dahulu

0 Komentar