Lebih dari 18000 Akun Overwatch di Korea Terkena Hukuman Karena Toxic

overwatchh

Overwatch : Toxicity dalam komunitas game online jelas bukanlah hal baru, dan fenomena ini terjadi di hampir semua game yang ada di zaman sekarang. Tidak sedikit perusahaan game yang melakukan segala cara untuk memerangi toxicity, dengan maksud ingin menjaga supaya komunitas game mereka tetap sehat. Salah satu dari sekian perusahaan itu adalah Blizzard, yang baru-baru ini diketahui sudah memberikan sanksi kepada lebih dari 18000 pemain Overwatch di Korea.

Dilansir dari Dot Esports, sebanyak 18188 pemain Overwatch di negeri ginseng tersebut mendapatkan sanksi atas perilaku toxic yang mereka lakukan. Sanksi yang diberikan pada 2 Januari lalu ini tertuju kepada pemain yang sering berprilaku buruk seperti melakukan throwing game secara sengaja, away from keyboard, menggunakan kata-kata kasar, dan tindakan pelecehan. Sanksinya pun berbeda-beda tergantung kesalahannya, dimana yang paling berat adalah ban permanen.

Melalui forum Overwatch Korea, Blizzard mengumumkan daftar pemain yang terkena sanksi tersebut.

Pemberian sanksi massal ini bukanlah sesuatu yang biasa bagi Overwatch region lain, namun sangatlah lumrah di Korea. Setiap tahunnya sewaktu season baru, Blizzard selalu merilis daftar pemain-pemain toxic yang terkena sanksi.

Blizzard sudah melakukan banyak cara untuk mengurangi kadar toxic di Overwatch Korea. Akan tetapi, sepertinya sang developer mendapatkan kesulitan karena pemain-pemain itu tetap ada keberadaannya. Dan parahnya lagi, prilaku toxic ini ternyata tidak hanya dilakukan oleh pemain di dalam game, melainkan juga beberapa media lain seperti Facebook, YouTube, dan Twitch.

Meskipun begitu, pada bulan Juli tahun lalu, Jeff Kaplan selaku Game Director dari Overwatch menyatakan adanya penurunan pemain yang berbicara kasar sebesar 26,4% di server Amerika dan 16,4% di Korea. Hasil yang baik ini berhasil didapatkan setelah beragam kampanye anti-toxic yang dilakukan oleh Blizzard.

Sayangnya, semua usaha ini tetap tidak dapat menyingkirkan toxic dan cheat dari komunitas Overwatch dan bahkan membuat pemerintah di negara tersebut ikut turun tangan. Hasilnya? Sekarang, siapapun yang ketahuan menggunakan atau menawarkan jasa boosting akan mendapatkan hukuman denda sebesar 18 ribu dolar dan kurungan penjara selama dua tahun.

Apapun yang dilakukan oleh Blizzard jelas bertujuan untuk menghilangkan toxic dari komunitas Overwatch. Semoga saja di tahun 2019 ini jumlah pemain toxic bisa berkurang banyak atau bahkan tidak ada lagi. Berikan pendapatmu terkait ini.

 


Tags:

Apa menurut kamu Artikel ini keren?

Share artikel ini ke teman-teman kamu juga ;)

Beri Komentar
Silahkan melakukan login terlebih dahulu

0 Komentar