Baru Kali Pertama Main Overwatch? Hindari Kesalahan-kesalahan Ini!

ce1763642875fa9baf40236130a584c7-overwatch-landing-header-bg

Overwatch - Sebagai gim anyar, Overwatch yang kali pertama dirilis pada 2016 telah mendulang kesuksesan besar. Gim fps besutan Blizzard tersebut bahkan sudah masuk ke daftar esports dan menjadi permainan favorit di sejumlah turnamen. Tak heran kalau jumlah pemainnya bertambah setiap tahun.

Sebagian gamers sanggup beradaptasi dengan gameplay-nya, tetapi ada juga yang membutuhkan waktu lebih lama untuk memahami mekanisme permainan. Apa Anda termasuk newbie yang memerlukan guide atau panduan? Sebaiknya Anda hindari kesalahan-kesalahan ini!

Salah memilih hero jagoan

Seperti beberapa gim fps lainnya, Overwatch game juga menyediakan hero yang bisa Anda manfaatkan untuk bermain. Sayangnya para pemain pemula lebih memilih hero berdasarkan popularitasnya seperti Tracer dan Genji alih-alih menyesuaikannya dengan kebutuhan mereka. Akibatnya, mereka malah gagal karena tidak mampu mengendalikan hero yang dipilih meski spesifikasinya mumpuni.

Nah, sebelum peristiwa buruk tersebut terjadi, ada baiknya Anda mempelajari dulu jenis hero yang bersahabat untuk pemula. Memanfaatkan hero untuk newbie bukan hanya memudahkan Anda terjun ke area pertempuran, tetapi juga melatih Anda mengasah skill sebelum naik ke level lebih tinggi. Bisa jadi performa Anda bakal lebih bagus dibandingkan pemain lain.

Komposisi tim kurang tepat

Komposisi tim menjadi hal krusial selanjutnya setelah hero yang perlu Anda pelajari secara saksama. Untuk membangun tim ideal, Anda harus mempunyai dua hero tank, dua hero offense/defense, beserta dua hero support. Hanya saja di level-level awal pemain akan agak kesulitan menemukan tank maupun support untuk melengkapi formasi, sehingga komposisi tim agak kurang stabil.

Biasanya, Anda akan berhadapan dengan tim beranggotakan hero DPS seperti Tracer, Genji, McCree, maupun Widowmaker. Kemudian kalau Anda tidak punya healer, manfaatkan saja hero seperti Mercy atau Lucio. Ada pula D. Va yang bisa diandalkan sebagai hero tank atau Orisa yang bisa dijagokan untuk hero semi anchor tank.

Support tidak terlindungi

Anda sudah punya tim lengkap dan ideal untuk main Overwatch, tetapi mengapa tim tersebut mudah dilumpuhkan atau sulit menang? Salah satu faktornya dapat disebabkan hero support yang kurang terlindungi dengan baik. Coba periksa lagi berapa kali support dalam tim muncul ke killing feed. Apabila terlalu sering, maka kemungkinna besar support tadi dalam posisi terancam.

Sebagai solusinya, cermati formasi tim lawan. Apa mereka menggunakan hero-hero jenis flanker yang membahayakan support dalam tim Anda? Apa mereka juga rajin memburu support? Jika jawabannya sama-sama ya, sebaiknya Anda harus menjaga baik-baik support dalam tim sebaik mungkin sebelum tim lawan mengincarnya. Jangan tinggalkan support sendirian karena akan membuatnya mudah diserang.

Mengabaikan objektif pada gim

Kesalahan satu ini adalah yang paling sering dilakukan pemain, baik disengaja maupun tidak. Alasan yang melatarbelakanginya pun beragam, misalnya bingung menggunakan objektif meski tipenya tak jauh berbeda dari gim fps lain. Padahal, memainkan objektif dalam gim akan memberikan banyak keuntungan untuk tim dan membawa Anda naik ke level berikutnya dengan cepat.

Dalam Overwatch Android, Anda akan bertemu escort yang mengharuskan pemain mengantarkan payload dari spot A ke spot B. kemudian ada juga assault yang membuat pemain harus menguasai spot A untuk kemudian pindah ke spot B. Selain itu ada Hybrid yang merupakan gabungan keduanya dan control, iterasi dari king of the hill.

Mati berulang kali di permainan

Jeff Kaplan merancang gimnya memang sebagai permainan menyenangkan. Namun, bukan berarti Anda jadi malas dan terjun tanpa mempelajari gameplay-nya. Ada sejumlah hitungan yang akan menentukan value untuk setiap anggota tim yang terlibat, termasuk Anda. Jadi, cara Anda menyikapi gim jelas akan mempengaruhi reputasi.

Jika Anda mati berulang kali, yang merugi bukan hanya Anda, tetapi juga anggota tim lain karena mereka kerepotan mengatasi masalah yang Anda timbulkan. Wajar saja kalau kemudian tim Anda sulit menang dan mau tak mau harus terus menghadapi kesalahan. Apabila Anda tidak ingin terseret ke dalam lubang kekalahan berkali-kali, latihlah diri agar bisa bertahan hidup selama bermain Overwatch.

 

Tags:

Apa menurut kamu Artikel ini keren?

Share artikel ini ke teman-teman kamu juga ;)

Beri Komentar
Silahkan melakukan login terlebih dahulu

0 Komentar