RCTI Gugat Layanan Livestream, Clara Mongstar Ikut Bersuara

RCTI gugat layanan Live stream, Clara Mongstar Ikut Bersuara (2)

Polemik yang terjadi antara televisi konvensional dan media livestream tampaknya semakin panas. Terakhir, iNews dan RCTI yang merupakan anak perusahaan dari MNC melayangkan gugatan terhadap perusahaan penyedia layanan livestream ke Mahkamah Konstitusi.

RCTI dan iNews mengatakan gugatan ini merupakan langkah yang mereka ambil untuk melindungi para content creator. Namun, gugatan ini justru menimbulkan polemik baru. Pasalnya, banyak content creator yang merasa bahwa gugatan ini hanya langkah RCTI untuk membendung perkembangan layanan livestream.

INDOESPORTS mencoba menanyakan pendapat Clara Mongstar sebagai seorang influencer dan shoutcaster. Keseharian shoutcaster yang akrab dipanggil Bude ini memang lekat dengan layanan livestreaming.

Clara Mongstar Profil (1)

Yap, banyak turnamen esports yang dibawakannya menggunakan layanan live streaming sebagai media untuk menayangkan pertandingan mereka. Clara sangat menyayangkan langkah yang diambil RCTI dan iNews ini.

"Wah, gila. Itu parah, sih. Sekarang anak muda mau mengekspresikan dirinya di mana kalau bukan di livestream? Satu kalimat untuk RCTI: ora patut!" tutur Clara Mongstar.

Menurut Clara Mongstar, langkah RCTI dan iNews ini akan membatasi kreativitas para content creator. Terlebih lagi jika nantinya layanan livestream dibatasi aturan layaknya televisi konvensional.

Seperti yang kita tahu, saat ini minat masyarakat terhadap tontonan televisi semakin berkurang. Kurangnya acara berkualitas yang disajikan televisi menjadi penyebab utama para kaum milenial lebih memilih menonton konten konten layanan livestream.

Clara Mongstar Profil (4)

Peraturan yang terkesan abu-abu dan cenderung subjektif yang terjadi dunia pertelevisian membuat stasiun televisi terpaku pada pola yang sama. Acara yang mereka sajikan jadi semakin membosankan.

Bayangkan jika nantinya layanan livestreaming yang saat ini lebih digandrungi karena kebebasan berekspresinya, dibatasi oleh peraturan abu-abu layaknya televisi. Jika sudah begitu, apa yang menjadi diferensiasi layanan livestream dengan televisi ?

Jika alasan RCTI dan iNews adalah membatasi konten yang tidak mendidik, mari kita berkaca dari televisi. Apa tayangan-tayangan yang mereka siarkan sudah mendidik? Alih-alih memperbaiki kualitas acara, RCTI dan iNews justru mencari kambing hitam.

Menurut Sobat Gamers, apakah langkah yang diambil RCTI dan iNews ini merupakan langkah yang baik? Ataukah, langkah ini hanya diambil untuk mencari keuntungan semata?

Lantas, bagaimanakah nasib industri esports nantinya apabila siaran livestream dibatasi? Coba beberkan pendapat kalian di kolom komentar dan pantau berita lainnya seputar esports hanya di INDOESPORTS!


Tags:

Apa menurut kamu Artikel ini keren?

Share artikel ini ke teman-teman kamu juga ;)

Beri Komentar
Silahkan melakukan login terlebih dahulu

0 Komentar