Dyland Pros Kesal terhadap RF Remastered, Ada Masalah Apa?

Dyland Pros Dupe RF Remastered

Meneruskan pembahasan sebelumnya mengenai Dyland Pros yang mengakui ada beberapa masalah di RF Remastered yang mengganggu keasyikannya saat bermain. INDOESPORTS pun melakukan interview dengan Youtuber yang satu ini.

Dyland Pros bermain RF Remastered untuk membalaskan dendamnya di masa kecil. RF Online Indonesia menjadi game online pertamanya dan menurutnya game ini sangat berbeda semenjak dirilis pada 2004.

RF hadir dengan map yang luas, monsternya unik-unik dan dengan gameplay yang juga khas. Khususnya perang 3 bangsa dan perpolitikannya yang sampai saat ini tidak ada game RPG lain yang punya gameplay sejenis.

RF Remastered Dupe

Dia pun sempat berhenti dan baru memainkan RF lagi ketika dipengaruhi oleh pemain RF Remastered bernama AbahUCil. Sampai akhirnya Dyland Pros dikenal sebagai Sultan di game yang dipegang publisher Lytogames ini.

AbahUcil sendiri dikenal sebagai seorang hardcore gamers. Bersama dengan MadSup, keduanya sudah bermain dan berkomunitas sejak game Ragnarok Online dan bertahan hingga Ragnarok hadir di mobile. Mereka berdua sebelumnya juga membangun dan mengembangkan komunitas pemain Black Dessert Mobile.

Bahkan sebelum memainkan Black Dessert Mobile, MadSup terlihat pernah memainkan game mobile lain, yaitu Saint Seiya: Awekening dan Marvel Super War. Dia juga membuat chanel YouTube dengan nama Mad Sup, untuk mengupload videonya ketika bermain.

Dengan matinya game Black Dessert Mobile, keduanya pun ikut meredup. Barulah ketika RF Remastered dirilis mereka mulai kembali melakukan kebiasaan mereka sebelumnya di game BD Online, yaitu membangun dan mengembangkan komunitas game ini.

Keduanya punya alasan yang mirip yaitu ingin nostalgia dengan game ini karena dahulu mereka pernah memainkan game ini di tahun 2007an. MadSup lebih dulu memainkan game RF Remastered setelah sebelumnya pernah memainkan RF Online Indonesia di masa kuliah.

Lalu dia mengajak AbahUcil, yang ternyata juga punya alasan lain, yaitu dari game-game sebelumnya dia belajar untuk membuat komunitas yang kuat. Jadi dia ingin membantu MadSup untuk membangun komunitas di game RF Remastered ini.

AbahUcil memang dikenal sebagai penggila game RPG dengan gameplay peperangan, "MadSup dan Dyland mungkin udah tau gua suka banget sama game yang ada peperangannya, seru aja."

Bahkan komunitas gamers yang mereka bangun ini cukup solid dan menjadi tempat sharing para pemain. Karena komunitas ini juga lah banyak pemain yang merasa RF Remastered adalah game yang menjanjikan dan punya masa depan, termasuk Dyland Pros.

Namun siapa sangka ternyata ada beberapa masalah yang membuatnya sangat kesal dan terganggu. Dia mengaku tidak suka dengan masih adanya Dupe di RF Online dan Lytogames sebagai Publisher tidak melakukan langkah serius terhadap masalah ini.

“Gua gak suka aja kemarin Dupe muncul lagi. Dari dulu sebenarnya sudah ada Dupe tapi gua dulu gak punya kuasa untuk protes soalnya gua cuma bocah,” tutur Dyland Pros.

Seperti yang kita tahu Rising Force atau RF merupakan game yang punya komunitas cukup kuat di Indonesia. Para pemain game ini pun bisa dibilang merupakan para sultan yang bisa menghabiskan dana hingga jutaan bahkan ratusan juta hanya untuk bermain game.

RF Remastered

Menurut keterangan AbahUcil, bahkan untuk satu event saja seorang sultan di game RF Remastered bisa menghabiskan jutaan rupiah. Banyak pemain yang menghabiskan uangnya hanya untuk menempa item. Agar mereka memiliki item yang langka dan keras ketika digunakan berperang.

Tentunya dengan banyaknya dupe akhir-akhir ini, di dalam game jadi banyak senjata-senjata level tinggi dan langka. Bisa kalian bayangkan bagaimana rasanya jadi para sultan yang sudah membakar pundi-pundi uangnya di game ini, tiba-tiba banyak pemain yang punya senjata sama dengan mereka.

Bahkan MadSup, pemain pertama yang mengajak Dyland Pros untuk bermain game ini secara frontal menyindir Lytogames. MadSup menilai Lytogames terlalu lambat menangani masalah duplikat item ini, atau malah terkesan membiarkan masalah ini.

“Kalau mereka gak sanggup ngurusin kebun mereka ya mendingan ngaku aja lah. Daripada mereka diem-diem tapi malah memelihara maling di kebunnya sendiri. Sesuatu yang salah kok malah dipelihara”, tutur MadSup.

RF Online 1

Dyland Pros, AbahUcil dan MadSup, ketiganya sepakat jika Lytogames tidak serius menangani masalah seperti ini, kemungkinan besar publisher ini akan kehilangan kepercayaan dari komunitas utama mereka.

Sebuah kalimat penutup dari AbahUcil pun cukup menyentil Lytogames, “para pemain kalian khususnya dari komunitas udah semangat banget loh mengikuti setiap event. Masa kalian nyediain satu orang yang bisa dengerin dan nampung masukan pemain kalian aja gak bisa?”

Baik Dyland Pros, Abah Ucil maupun Mad Sup ketiganya berharap Lytogames serius dalam menanggapi masalah item Dupe ini. Sehingga para pemain yang benar-benar ingin menikmati game ini tidak terganggu dengan masalah semacam ini.

Ketiganya sepakat bahwa gameplay yang ditawarkan Rising Force tidak dapat ditemukan di game lain. Mulai dari perang tiga bangsanya, perpolitikannya dan hingga grafik yang masih bisa dikatakan bersaing dengan game-game saat ini. Jadi sangat disayangkan jika game sebagus ini tidak diperhatikan oleh Lytogames.

Kira-kira langkah seperti apa yang akan diambil oleh Lytogames untuk mengatasi masalah “Dupe” ini? Pantau terus beritanya hanya di INDOESPORTS.


Tags:

Apa menurut kamu Artikel ini keren?

Share artikel ini ke teman-teman kamu juga ;)

Beri Komentar
Silahkan melakukan login terlebih dahulu

0 Komentar
5