Gaming Guide: Strategi Role Agent Valorant yang Wajib Kalian Tahu

Gaming Guide_ Strategi Role Agent Valorant yang Wajib Kalian Tahu (5)

Sama seperti game MOBA ataupun battle royale, setiap pemain atau agent Valorant juga diciptakan untuk memainkan role game tertentu. Setiap pemain harus mengetahui tugas dan fungsi setiap role agent Valorant yang dimainkannya. Jika sudah paham dengan perannya, maka kalian pun bisa memaksimalkan pertandingan dengan kemampuan yang dimiliki agent yang kalian mainkan.

Dengan begitu, Sobat Gamers bisa bergerak sesuai dengan peran untuk mendukung kemenangan tim. Dalam game FPS satu ini ada beberapa role agent Valorant yang bisa kalian pilih. Riot menggunakan istilah-istilah berikut ini untuk role agent Valorant. Simak penjelasannya, ya!

 

Role Valorant Duelist

Gaming Guide_ Strategi Role Agent Valorant yang Wajib Kalian Tahu (1)
Agent Valorant Jett

Pemain yang mengambil role agent Valorant ini akan menjadi ujung tombak tim yang memiliki damage tersakit. Agent yang menjadi duelist merupakan ahli dalam serangan, agresif, serta jeli melihat peluang untuk menjatuhkan lawan.

Menjadi carry dalam tim, seorang duelist harus bisa mendapatkan banyak poin kill. Setelah memasuki arena pertarungan strategi pemain satu ini bisa saja berubah sesuai dengan situasi dan kondisi. Agar pekerjaan seorang duelist lebih maksimal, maka kalian juga harus bekerja sama dengan rekan satu tim.

Agent Valorant yang memiliki role duelist adalah Jett, Pheonix, Reyna, dan Raze. Selain nama-nama tersebut, Riot Games sedang mengembangkan agent Valorant baru yang lebih beragam dan akan segera hadir di server original.

 

Role Valorant Initiator

Gaming Guide_ Strategi Role Agent Valorant yang Wajib Kalian Tahu (2)
Agent Valorant Sova

Pemain yang mengambil role agent Valorant ini memiliki kemampuan khusus untuk regen atau crowd control. Selain menyembuhkan diri dan tim, agent ini juga bisa menghentikan pergerakan musuh selama beberapa detik. Itu sebabnya initiator akan memerankan ‘figur pengganggu musuh’ dalam tim ini.

Seorang initiator biasanya akan maju terlebih dahulu untuk menghantam musuh, mengumpulkan informasi, atau memulai serangan. Hingga saat ini Riot Games tak memiliki banyak agent role initiator, hanya ada Breach dan Sova. Meski hanya ada dua, agent Valorant ini memiliki keahlian khusus yang sangat berguna bagi tim.

Agent Sova sangat ahli saat memata-matai musuh, sementara Breach memiliki crowd control yang efektif. Dua kemampuan ini sangat berguna dalam pertempuran. Sobat Gamers hanya perlu menyesuaikan agent Valorant mana yang cocok dengan strategi dan permainan kalian.

Jika duelist berperan sebagai ofensif, maka initiator mengambil peran sebaliknya, defensif. Agent Valorant satu ini memang sering jadi bulan-bulanan musuh, itu sebabnya rekan satu tim lainnya harus bisa melakukan back-up di waktu yang tepat.

 

Role Valorant Sentinel

Gaming Guide_ Strategi Role Agent Valorant yang Wajib Kalian Tahu (3)
Agent Valorant Sage

Sentinel bertugas untuk mempertahankan wilayah untuk menyelesaikan misi. Pemain yang mengambil peran ini dituntut untuk memiliki keahlian dalam pertahanan agar pergerakan lawan terkunci. Sisi sayap adalah wilayah yang harus diperhatikan, sebab musuh sering mengincar area ini.

Perannya sangat vital, baik dari sisi defenders maupun attackers. Kebanyakan agent yang berperan sebagai sentinel memiliki kemampuan yang sangat menguntungkan tim dalam team war. Hingga saat ini dalam game Valorant Sobat Gamers bisa memilih dua agent yang memiliki peran sebagai sentinel, yaitu Sage dan Cypher.

 

Role Valorant Controller

Gaming Guide_ Strategi Role Agent Valorant yang Wajib Kalian Tahu (4)
Agent Valorant Omen

Riot Games memberikan kesempatan bagi Sobat Gamers yang ahli mengendalikan peperangan untuk bersinar di dalam game Valorant ini. Seorang controller harus bisa menyesuaikan atau membuat pertarungan lebih mudah untuk dimenangkan oleh tim.

Biasanya, kalian yang mengambil peran ini memiliki kemampuan untuk menghalau pandangan musuh. Dengan utilitas yang dimilikinya, seperti walls, smoke, vision, hingga slow, Sobat Gamers dapat memperlambat gerakan musuh.

Controller juga memiliki kemampuan atau skill area untuk memudahkannya melindungi rekan-rekan satu tim. Ada tiga agent Valorant yang bisa kalian gunakan jika ingin menjadi seorang controller, yaitu Brimstone, Omen, dan juga Viper

 

 

Mungkin Sobat Gamers masih asing dengan istilah-istilah role agent Valorant di atas. Kalian akan segera terbiasa karena hanya namanya saja yang berbeda, sementara tugasnya tak jauh berbeda dengan role di dalam game pada umumnya.

Setiap agent Valorant memiliki kemampuan khusus yang bisa dikombinasikan dengan rekan satu timnya untuk menciptakan strategi. Meski begitu, para agent tetap menggunakan senjata api sebagai senjata utama.

Apa role agent Valorant yang sering kalian mainkan? Tinggalkan komentar di kolom bawah ya! Jangan lupa untuk terus update informasi terbaru mengenai game dan esports hanya di INDOESPORTS!


Tags:

Apa menurut kamu Artikel ini keren?

Share artikel ini ke teman-teman kamu juga ;)

Beri Komentar
Silahkan melakukan login terlebih dahulu

0 Komentar
5