ESL EVOS CLash of Nations

EVOS Juara AoV di ESL Clash Of Nations Mengalahkan Tim Thailand

EVOS Juara AoV - Tim EVOS Esport divisi Arena of Valor menutup kompetisi ESL Clash of Nations sebagai juara pertama. Artinya, EVOS berhasil sapu bersih gelar juara dua kompetisi perdana ESL di Indonesia. Laga di hari kedua ESL Clash of Nations dimulai dengan perebutan tiket untuk babak final, dan yang gugur akan menjadi juara ketiga. EVOS berduel dengan FAPtv (Vietnam). Sempat kecolongan di awal pertandingan, EVOS berhasil comeback dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan.
 
EVOS versus FAPtv (Vietnam) berakhir dengan skor 2-1. FAPtv harus puas dengan posisi sebagai juara ketiga. EVOS melaju menghadapi tim Devita (Thailand). Lawan EVOS adalah tim yang konsisten berada di upper bracket. Berbeda dari EVOS dan satu rekan perwakilan Indonesia yaitu Saudara Esports yang harus terjun ke lower bracket. 

Meskipun demikian, hal ini yang tampaknya membuat tim EVOS bersemangat bangun dari lower bracket. Disayangkan bahwa pada pertandingan kedua mereka harus bertemu dengan SES. Hasilnya, Indonesia hanya memiliki satu perwakilan yang bertahan di ESL Clash of Nations, yaitu tim EVOS.

ESL EVOS CLash of Nation 3

Laga final ESL Clash of Nations berlangsung seru dan panjang karena harus berlangsung lima match. Di match pertama tim EVOS seharusnya bisa mengumpukan kemenangan lebih dulu. Mereka berhasil meruntuhkan tower di seluruh lane satu per satu, bahkan tower di high ground basis Devita. Namun, karena terlalu terburu-buru Devita ternyata berhasil membalikkan permainan. Tim Devita berhasil meruntuhkan satu per satu tower milik EVOS.
 
Di dalam basis EVOS, ternyata tim Devita berhasil melakukan wipe out seluruh pemain EVOS dan berhasil menguasai serta memenangkan match pertama. Meskipun demikian EVOS tampaknya melakukan evaluasi pada jeda match yang sangat baik. Match kedua EVOS kembali membalas namun di match ketiga tim Devita kembali menang dengan skor 2-1. EVOS kembali bangkit dan menyamakan skor menjadi 2-2.

Pada match kelima, EVOS berhasil menumbangkan pemain tim Devita yang mendekati tower mereka. Tercatat jelas akhir laga, EVOS hanya kehilangan satu tower di bottom lane dan dua tower yang daya tahan yang tipis. Sementara di posisi Devita, satu per satu tower mereka tumbang. Setelah membuka jalan bagi creep dengan menghancurkan satu tower high groud milik lawan, EVOS terus memaksa masuk dan menghancurkan seluruh tower tim Devita.
 
Hal ini berhasil membuahkan wipe out seluruh tim lawan. Hanya sedikit perlawan tidak berarti dari creep lawan, EVOS berhasil menghancurkan basis tim Devita. Sesuai harapan, EVOS berhasil menjuarai dua kompetisi sekaligus dari ESL, Clash of Nations dan Indonesia Championship.

INDOESPORTS telah mewawancarai Tim EVOS Esports yang telah bisa menjadi juara ESL Clash Of Nations, "yahh.. pastinya seneng pertama, kita akhirnya bisa mengharumkan nama Indonesia dibidang game, pokonya kita yang bisa menjuarai di SEA atau apa, ya pokoknya kita... haduhh aku sampe gak bisa mikir lagi soalnya udah terlalu happy lah, pokonya semua kita bangga disini, kita bisa mengkontribusikan sesuatu kepada negara ini, terus akhirnya kerja keras kita selama ini akhirnya terbayar, ya meskipun kita tuan rumah kali ini pun kita akan berusaha juga untuk di event international berikutnya" ujar Angga dari Tim EVOS Esports.

ESL EVOS CLash of Nation 2
Menurut Angga tantangan tersulit EVOS Esports saat bertemu dengan Tim Devita adalah soal mental. "Mental sih, kita pertama udah kalah, kalo mental tim kita udah gakuat itu pasti udah hancur hancur dan hancur apalagi pas terakhir itu udah super tegang karena 2 sama 2 ya untungnya anak-anak ini udah mental juara semua udah siap lah." Kata Angga

"yak sebenernya lawan Devita engga susah, tapi karna waktu itu kita kalah dan ya semua tim pasti punya kelebihan dan kekurangan masing masing, dan menurut saya yang bisa membuat kita menang itu ya mental kita sih, pas terakhir score kita sama 2-2 kita udah dari awal mau menang atau kalah apapun hasilnya kita akan tetep seneng kok soalnya kita sudah melakukan yang terbaik untuk kita sendiri dan untuk Indonesia" tambah Angga.


Ternyata ada yang membuat EVOS Esports tetap berjuang di detik terakhir,
"Pertama ya pasti mau juara satu lah siapa yang gak mau, yang kedua mengharumkan nama Indonesia soalnya ini ajang bisa dibilang International dan kita jadi tuan rumah sendiri dan kalo tuan rumah kalah malu kan, jadi kita kasih kekuatan kita 100% bahkan lebih di hari ini." Pungkas Angga.

"Kita tidak berharap lebih lagi, karena yang telah diberikan ESL kepada kita itu udah lebih dari cukup kita di perlakukan sebagai atlet profesional, dikasih fasilitasnya super lengkap terus kita tidak direpotin juga ya pokonya kita bisa lebih fokus kebermain tanpa harus bingung apa-apa lagi" Kata Angga.

axton-salim-dengan-ceo-indoesports
INDOESPORTS juga mewawancarai Axton Salim, Direktur PT Indofood CBP Sukses Makmur yang mensponsori ajang ESL ini. Ketika ditanya tentang apa yang membuat Indofood akhirnya mensupports Industri esports di Indonesia, Salim pun menjawab : "Tentunya esports sekarang peminatnya lebih banyak milenial dan gamers dan kita dari indofood dengan brand-brand nya kita akan siap dukung apa perkembangannya esports di Indonesia."

Axton Salim memiliki harapan terhadap industri esports Indonesia kedepannya, "Semoga kita punya tim seperti hari ini, bisa lebih berjuang dan lebih sukses di international stage dan bisa disenangkan oleh masyarakat lah, kita senang sekali hari ini." Ujar Salim
Dan terakhir ketika ditanya selain ESL apakah Indofood berencana untuk membuat event lagi, Axton Salim berkomentar, "Tunggu ajalah ya dan follow Instagram @rumahindofood dan yah sampai jumpa" 

Tags:

Share post:

Add Comments
Silahkan Anda Login Terlebih Dahulu
Comments