Creator Class

Creator Class Program INDOESPORTS untuk Anak Bangsa

Indoesports.com 5 Mar 2019 - Pendidikan esports sebaiknya mulai dirancang dan diperkenalkan di Indonesia. Bukan berarti pendidikan ini hanya bertujuan untuk hiburan atau bisnis semata, tapi ada nilai-nilai edukasi yang penting untuk diajarkan. Terutama untuk generasi muda dan milenial di masa ini dan mendatang. 

Bermain game sah-sah saja, siapapun boleh bermain, tidak memandang gender maupun usia. Apabila sekedar untuk hiburan tidak masalah, namun apabila tujuannya untuk menjadi profesional dan profesi, maka perlu ada pendidikan yang tepat dan terarah.  Indonesia adalah negara terbesar pengguna game esports di Asia. Sebagian besar penggunanya pun adalah anak-anak muda. Sudah sepantasnya negara mulai memperhitungkan pendidikan di bidang ini.

Creator Class 6

Faktanya, seringkali ada kontras antara pendidikan dan game. Biasanya stigma yang ada dalam masyarakat adalah anak-anak yang keseringan bermain game, maka mereka cenderung lupa atau mengabaikan pendidikan mereka sebagai prioritas. Banyak orang tua yang sering memarahi anak mereka saat bermain game, sehingga anak-anak kerap sembunyi-sembunyi untuk sekedar menghibur diri dengan game.  Tidak sedikit pula kejadian tindak kriminal anak karena bermain game online. Contoh, banyak kasus anak yang rela mencuri (uang, helm untuk dijual, benda berharga) hanya untuk membeli voucher game online.

Semua hal tersebut dapat dihindari apabila ada pendidikan khusus tentang esports. Selain pengawasan orang tua, akan lebih baik apabila ada profesional (guru) yang juga turut membantu memberikan arah yang tepat untuk anak-anak dalam bermain game. Terutama game esports bergenre multiplayer.

Creator Class 5

Pendidikan esports yang baik dan yang utama adalah memberikan motivasi kepada para player (pemain) untuk apa mereka bermain game. Tujuan apa yang hendak mereka raih dan bagaimana meraihnya. Bila sekedar hiburan semata, maka kalah menang tidak akan menjadi masalah. Namun bila tujuannya menjadi profesional, maka sudah selayaknya bermain dan bekerja seperti profesional. Artinya, player yang serius dengan esports harus bermain layaknya atlet olahragawan sesungguhnya. Berlatih dengan aturan, sistem, dan pola tertentu. Menerapkan strategi, latihan dan kompetisi secara teratur. Meningkatkan level, kerja sama tim, mengikuti aturan internasional, serta etika-etika dalam permainan seperti fair play, no racism dan sebagainya.

(Dari kiri ke kanan) Siswa-siswa pengurus osis, CEO INDOESPORTS, wakil kepala sekolah, produk manager Digital Alliance, perwakilan LG Ultragear Indonesia

Lebih jauh lagi, pendidikan esports tidak hanya sekedar bermain game. Akan lebih baik dan berguna bila mempelajari seluk beluk proses pembuatan game, pengembangan atau menciptakan game, pemasaran bisnis game esports, penelitian, seminar serta bentuk edukasi lain yang dapat dielaborasikan dengan esports. Dengan begitu, anak-anak generasi muda sekarang tidak hanya gemar bermain game saja. Bahkan, praktik mempelajari bahasa asing pun akan lebih mudah diserap dengan bermain game (bahasa Inggris dan Jepang sebagai contoh).

Andrew Tobias

Saat ini, pendidikan esports memang belum bisa masuk begitu saja dalam kurikulum pendidikan Indonesia. Butuh proses panjang. Perlu kajian mendalam dan berbagai penelitian agar terwujud. Paling banter, pendidikan esports bisa dimasukkan dalam kegiatan ekstrakurikuler sekolah. Tentu saja dengan pembina yang berpengalaman dan mampu mengajarkan ilmu esports dengan baik dan profesional. Kompetisi antar pelajar dan turnamen antar daerah pun dapat diwujudkan dalam bidang ini. Terutama game yang bergenre multiplayer, atau dimainkan oleh orang banyak. Sisi kerjasama tim, menghargai lawan atau kawan sendiri adalah nilai moral yang cukup tinggi dalam permainan esports. 

Creator Class 3

Bila sekolah-sekolah dan pemerintah jeli, ini adalah salah satu alat untuk mengurangi kegiatan negatif anak-anak muda seperti tawuran, nongkrong tidak jelas, balapan liar, dan sebagainya. Apalagi akses untuk bermain game saat ini sangat mudah sekali. Tentu saja, dukungan orang tua yang paling utama. Bukankah lebih baik anak menjadi gamer profesional daripada tidak menjadi apa-apa? Lebih bagus lagi, karir di pendidikan dan pekerjaan berimbang dengan status gamer profesionalnya. Karena bila sudah pro maka sponsor, gaji tinggi, serta bonus akan datang dengan sendirinya.   

INDOESPORTS & SMA 78

Dengan bertajuk Creator Class, INDOESPORTS mengadakan program edukasi ke sekolah-sekolah untuk meningkatkan kepekaan siswa terhadap teknologi terutama di dunia digital. Dengan program edukasi ini, INDOESPORTS akan memberi pengetahuan baru kepada generasi muda terkait dunia digital khususnya esports yang telah menjadi trend yang bisa menghasilkan dewasa ini. Diharapkan kegiatan yang dilaksanakan bersama dengan Digital Alliance dan LG UltraGear ini bisa membantu mengembangkan generasi esports yang positif dan kaya akan prestasi. 

Kegiatan ini akan mengubah paradigma bermain game itu hanya menghambur-hamburkan waktu dan uang menjadi aktivitas yang bermanfaat yang bisa menjadi lahan pekerjaan juga. Sebuah program edukasi bagaimana cara memulai profesi Streamer Game dan juga tips untuk me-Monetizing-nya pasti akan berguna untuk masyarakat luas khususnya siswa sekolah.

Cosplayer CC

Program Acara yang memberi Edukasi kepada generasi muda untuk lebih mengenal dunia digital dalam ranah esports Indonesia dan membangun wawasan digital untuk trend saat ini. Kegiatan yang akan diadakan di SMA 78 Jakarta Barat pada tanggal 8 Maret sampai 9 Maret 2019 ini akan memberikan pemahaman penuh siswa terhadap program yang berhubungan dengan esports untuk dijadikan profesi.

Creator Class 2

Seminar dan Workshop yang akan diadakan di program Creator Class ini adalah Digital Broadcasting, Digital Video Production, Digital Influencer, Content Creator, juga Beauty Blogger. Walaupun acara kali ini eksklusif hanya untuk siswa SMAN 78 Jakarta, tapi Program yang diadakan oleh INDOESPORTS serta disponsori DA GAMING dan LG UltraGear ini juga pastinya akan berlanjut juga di lebih dari 10 sekolah/universitas di Indonesia. Dengan motto The Future is Now, Creator Class pastinya akan dapat mengembangkan potensi esports ke berbagai lapisan masyarakat khususnya generasi muda. Sampai ketemu di sekolah kamu ya !

Tags:

Share post:

Add Comments
Silahkan Anda Login Terlebih Dahulu
Comments