Clara Mongstar, Team Manager Beralih Jadi Shoutcaster Sukses

CLARA MONGSTAR NEW

Berkarier sebagai komentator esports membuat wanita asal Purwokerto ini kerap kali jadi pusat perhatian. Pecinta drakor ini mulai tertarik menjadi komentator esports saat peran shoutcaster Indonesia masih belum begitu awam di Indonesia. 

Clara Mongstar termotivasi setelah menonton tayangan turnamen luar negeri yang pada saat itu diisi oleh TobiWan.Siapa sangka setelah itu wanita pecinta kucing ini terus-menerus mendapat tawaran hingga akhirnya sampailah ia di titik ini.

Selama masa pandemi pun pemilik nama asli Clara Kartika Sari Utoyo ini sibuk dengan aktivitas sebagai shoutcaster. Mulai dari cast turnamen online, live streaming, hingga membuat konten video untuk Youtube. Meski pun hobi kini menjadi pekerjaan baginya, Clara tetap memandang profesi ini dari sudut profesional.

Mongstar adalah Monster Baik

Clara Mongstar Profil (4)

Mongstar adalah name stage yang digunakan oleh Clara untuk tampil di depan audience sebagai shoutcaster. Asal-usul Mongstar berasal dari nama in-game yang diplesetkan dari kata ‘monster’.

“Awalnya enggak mau dikira perempuan pas main game, biar fokus mainnya. Soalnya kalau ketahuan cewek, pasti underestimate. Terus bukannya main malah digoda-godain. Dikira cupu padahal belum tentu, dulu jago-jago aja kok aku. Aku senang banget main, buka buat ngobrol, bukan buat cari jodoh.”

Jadi, maksud dari kata monster di sini adalah pemain yang jago dan sangar. “ We are monster, kita baik tapi kita ganas.”

Seiring berjalannya waktu, karena dirasa terlalu biasa akhirnya nama ‘Monster’ diplesetkan menjadi ‘Mongstar’. Hingga kini nama itu semakin dikenal sebagai salah satu shoutcaster terbaik di Indonesia.

Team Manager jadi Shoutcaster, Modal Nekat

Clara Mongstar Profil (2)

Clara sudah mengecap berbagai profesi sebelum akhirnya menjadi shoutcaster. Mulai dari pro player, hingga manajer tim. Lantas, mengapa profesi shoutcaster yang dipilih untuk ditekuni? Clara memiliki alasannya sendiri.

“Jadi manajer itu tanggung jawabnya besar banget dan aku baper. Ketika tim kalah aku malah ikut depresi, padahal di situ seharusnya aku bisa angkat mental mereka juga. Lalu tanggung jawab ke atasan, tim owner, sama ke fans juga. Sebagai manajer aku pegang banyak hal juga loh. terus aku ngeliat ada pengalaman baru buat nge-cast, nekat deh. Cobain aja.”

Peralihan profesi dari manajer tim menjadi shoutcaster, tentunya menyebabkan sensasi yang berbeda. 

“Jadi shoutcaster, kalau sukses berdasarkan diri sendiri, salah pun impact-nya ke aku sendiri. Tapi kalau jadi team manager, aku berbuat salah timnya bisa ikut kena. Aku jelek performa timnya ngaruh juga. Tapi kalau aku bagus, belum tentu berpengaruh dan bukan jadi penentu terbesar kemenangan tim.”

Mengingat tanggung jawab sebagai team manager yang tak mudah untuk dipenuhi, akhirnya perlahan-lahan Clara mencoba untuk mencoba solo karier. Berjalan di ranah yang baru butuh nyali besar. Bermodal kenekatan, Clara berhasil melampaui dirinya.

Clara menyampaikan apresiasi untuk Yudi yang telah mengajarinya banyak hal tentang shoutcaster. “Aku appreciate banget sama Yudi,” kata Clara. Sobat Gamers yang belum tahu siapa sosok yang dimaksud ini, dia dikenal dengan nama Yudi 'Justincase' Anggi. 

Ditentang Orangtua?

Clara Mongstar Profil (1)

Menekuni profesi yang berkaitan dengan game menjadi satu resiko besar. Bukan hanya karena peluang yang didapatkan, namun juga karena restu orangtua. Nyatanya, pihak yang menentang pekerjaan Clara bukanlah orang tua, melainkan keluarga besar.

“Garis keluargaku beda sendiri, keluarga kecilku banyak yang suka main game. Meski enggak setuju, keluarga besar cuma bisa ngomong saja, enggak sampai menentang. Tapi mau gimana lagi, kan ini kerjaan. Akhirnya mereka biarin aja, sampai aku bisa buktiin kalau aku lagi merintis jalan menuju sukses di dunia esports, mereka udah mulai menerima.”

Jika tak menekuni profesi sebagai shoutcaster, Clara mengatakan bahwa mungkin saat ini dia sudah menjadi dokter hewan atau jadi Youtuber. Sobat Gamers, kebayang enggak, kalau Clara Mongstar jadi dokter hewan?

Shoutcaster, Figur Publik Punya Tanggung Jawab

Clara Mongstar Profil (3)

Dibayar untuk melakukan hal yang disuka adalah impian semua orang. Clara Mongstar adalah salah satu orang yang berhasil mencapai hal itu dengan segal usaha dan keberaniannya. Mengenal dan menikmati game dari sudut pandang yang berbeda menjadi satu hal positif yang membuat Clara menyukai dunia shoutcasting.

Di samping itu, hobi yang menjadi pekerjaan membuat bermain game tak se-fun dulu. Sebagai sosok yang dilihat oleh banyak orang, Clara juga merasa ada tanggung jawab yang harus dijaganya.

“Aku punya tanggung jawab besar buat orang-orang yang dengerin aku, orang yang mendukung acaranya, dan harus hati-hati buat enggak messed up the event.”

Menjadi shoutcaster di kejuaraan M1 merupakan pengalaman paling berkesan bagi Clara. Namun, wanita aktif ini mengaku bahwa dirinya sudah terlanjur sayang dengan audience Indonesia. Clara hanya berharap agar dia bisa tampil lebih baik lagi di ekosistem esports Indonesia ini.

“Aku senang sih, para penonton sekarang sudah dewasa, pintar. Mereka banyak yang dukung aku. Aku senang banget malah, banyak yang menyemangati aku. Makasih banget,” ungkap Clara.

Ingin Jadi Shoutcaster Seperti Clara?

Clara Mongstar Profil (5)

Kemudian untuk Sobat Gamers yang ingin menjadi shoutcaster, Clara menyampaikan dukungan semangat untuk kalian.

“Pertama, jangan malu untuk menunjukkan dirimu. Pantang menyerah, jangan cepat puas karena kamu harus belajar terus menerus. Kamu harus punya jati diri atau ciri khas, kosakata yang banyak, intonasi, kamu harus ikutin scene-nya juga.”

“Jalan untuk jadi shoutcaster kan banyak. Ada yang apply ke Event Organizer, ngirim email, ikut caster hunt, ada yang siaran dari Youtube nge-cast sendiri, mungkin awalnya ada yang jadi volunteer. Engga dibayar, enggak apa-apa. Lama-lama orang bakal tahu kok. Percaya aja, kalau kamu punya kualitas, kamu pasti akan berkembang.”

Ada banyak artikel dan informasi menarik mengenai esports di website INDOESPORTS. Pantengin terus biar kalian tetap update!


Tags:

Apa menurut kamu Artikel ini keren?

Share artikel ini ke teman-teman kamu juga ;)

Beri Komentar
Silahkan melakukan login terlebih dahulu

0 Komentar