Tabungan Maybank 22 Miliar Milik EVOS Winda ‘Earl’ Dipakai untuk Aktivitas Ilegal

Penjelasan Lengkap Kasus Hilangnya 22 Miliar Milik EVOS Earl, Maybank, dan Hotman Paris (3)

Kasus raibnya tabungan 22 Miliar milik Winda Lunardi alias EVOS Earl di Maybank masih diproses secara hukum. Berhubung komunitas esports punya ikatan erat, masalah ini pun jadi perbincangan yang enggak luput dari perhatian.

Apalagi, EVOS Earl ini adalah pro player ladies dari cabang esports Mobile Legends berprestasi yang punya banyak penggemar. Banyak Sobat Gamers yang menantikan perkembangan dari kasus ini.

Bayangkan aja Sobat Gamers, buat kita 22 miliar itu ‘kan enggak dikit!

Lebih epic lagi, ternyata bukan cuma Winda, pihak Maybank Indonesia pun ikut melaporkan kasus ini ke pihak yang berwajib. 'Terus, siapa yang salah, dong?' mau enggak mau Sobat Gamers pasti berpikir seperti itu.

Kepala Cabang Maybank Cipulir pun ditetapkan sebagai tersangka utama. Masalah ini semakin menyita perhatian karena ada banyak kejanggalan yang dibeberkan oleh Hotman Paris, selaku kuasa hukum Maybank Indonesia. Misalnya status pemegang ATM dan buku tabungan, sampai ke aliran dana.

Penjelasan Lengkap Kasus Hilangnya 22 Miliar Milik EVOS Earl di Maybank

Tapi kebenarannya bagaimana, kita juga belum tahu karena masih diselidiki. Pihak Winda lebih memilih untuk menyerahkan masalah ini ke pengadilan. Di sisi lain, pihak Maybank Indonesia yang diwakili oleh Hotman Paris terus memaparkan banyak hal.

Pertama soal kejanggalan pada kasus kehilangan 22 Miliar milik EVOS Earl, lalu terakhir ketahuan bahwa uang tersebut dipakai untuk aktivitas ilegal. Diberitakan oleh Kompas, Hotman Paris membocorkan bahwa tersangka menggunakan uang untuk melakukan trading Forex.

Kegiatan yang dikenal dengan istilah ‘bank dalam bank’ ini memang masih digolongkan ke tindak ilegal di Indonesia. Hotman Paris menjelaskan bahwa masih diselidiki, apakah tindakan ini memang tanpa sepengetahuan Winda dan keluarga atau inisiatif tersangka.

Melalui kuasa hukumnya, pihak Maybank Indonesia memang sudah siap mengganti kerugian yang dialami oleh EVOS Earl. Asalkan emang terbukti bahwa kasus ini terjadi karena kesalahan sistem pada pihak Maybank.

Hotman Paris juga menjamin bahwa kliennya memang sanggup mengganti 22 Miliar milik keluarga Winda. Menurut pengacara kondang ini, Maybank Indonesia punya aset sebesar 175 Triliun Rupiah.

EVOS Earl, Maybank berterima kasih dan mohon doa dari penggemar esports Indonesia

Harusnya sih, 22 Miliar kecil ya, Sobat Gamers. Tapi emang pihak Maybank bersikeras pengen tahu apa yang sebenarnya terjadi. Jadi, enggak asal-asal ganti rugi gitu aja.

Meski Hotman Paris mengajak pihak Winda dan kuasa hukumnya untuk bertemu dan berdialog secara terbuka, kelihatannya pro player satu ini memilih untuk pasif. Penggemar pun turut mendukung sikap EVOS Earl ini, sebab lebih baik menunggu hasil penyelidikan dan keputusan dari pengadilan.

Dukungan moral dan semangat datang dari berbagai pihak, mulai dari rekan seprofesi hingga penggemar. Atas ini, EVOS Earl berterima kasih dan memohon doa dari kita semua. Winda pun berani menjamin bahwa dia dan keluarganya bersaksi jujur.

Kebanyakan sih, kalian pasti berharap pihak Maybank mau mengganti 22 Miliar milik Winda dan keluarga. Semoga kasus ini segera menemui ujungnya tanpa merugikan pihak manapun ya, Sobat Gamers.

Temukan berita menarik lainnya mengenai esports, game Mobile Legends, dan isu yang sedang trending di dunia esports cuma di website INDOESPORTS.


Tags:

Apa menurut kamu Artikel ini keren?

Share artikel ini ke teman-teman kamu juga ;)

Beri Komentar
Silahkan melakukan login terlebih dahulu

0 Komentar