moonton dan louvre ketemu

Sudah Ketemu Moonton, Louvre Tetap Konsisten Tidak Ikut MPL

Hari Senin, tanggal 15 Juli 2019 merupakan hari adanya pertemuan antara Moonton dan owner Louvre Esports untuk meluruskan kesalahpahaman yang selama ini terjadi. Tetapi, meski sudah ketemu Moonton, Louvre tetap konsisten tidak ikut MPL walaupun ada kesempatan untuk bermain di MPL. Mengapa demikitan?

Baru saja kemarin, hari Rabu tanggal 17 Juli 2019 Louvre mem-posting pernyataan tentang sistem Franchise League di feed Instagram resmi miliknya. Dalam posting-annya, mereka ingin mengucapkan terima kasih kepada 50.000 lebih orang yang sudah menandatangani petisinya mengenai Franchise League. Mereka pun nampaknya sudah bertemu dan bermusyawarah dengan pihak Moonton yang dimediasikan oleh orang yang paling memiliki pengaruh di dunia esports Indonesia, yaitu Bapak Ricky selaku pimpinan Rex Regum Qeon (RRQ).

Pernyataan LouvreLouvre

Dalam pertemuan antara Moonton dengan Louvre, mereka saling bertukar pikiran dan menghargai perbedaan pendapat masing-masing pihak mengenai Franchise League dengan lancar. Bahkan, ada satu poin dimana pihak Moonton dan Louvre memiliki pandangan yang sama bahwa hanya atlit terbaik lah yang bisa bermain di MPL.

Sebab, dunia esports di masa yang akan datang diperkirakan bakal semakin berat tantangannya. Oleh karena itu, Louvre yakin bahwa kedelapan tim besar Indonesia yang bersatu di Franchise League adalah sumber yang paling tepat untuk menghasilkan semua standarisasi liga dan pasti akan menjadi perintis yang akan menghasilkan banyak aturan-aturan baru dan baku khususnya mengenai liga Mobile Legends sendiri, baik dari segi pouching ataupun standarisasi atlit Mobile Legends untuk dunia esports yang lebih baik.

moonton dan louvre ketemuanMoonton

Nah, dalam pertemuan tersebut memang tidak ada yang berubah dan hasilnya belum berjalan seperti yang diharapkan oleh banyak orang, tetapi kesalahpahaman mereka akhirnya telah diselesaikan. Kemudian, standarisasi liga Mobile Legends tersebut juga telah diyakini kalau akan menjadi satu harapan baru dari Louvre. Lalu, Louvre pun percaya kalau filosofi “Esports For Everyone” itu nyata. Namun, dengan sangat disayangkan Louvre sudah berkonsisten untuk tidak mengikuti MPL season berikutnya walau mereka memiliki kesempatan untuk bermain di MPL Akan tetapi, Louvre mengatakan bahwa mereka akan terus mendukung sepenuhnya Franchise League dari luar MPL.  

Oh ya, Moonton dan para pemegang suara di liga yang sekaligus pemilik esports di Indonesia tidak akan melarang turnamen apalagi untuk kepentingan negara loh! Jadi, jangan khawatir mengenai turnamen Mobile Legends lainnya ya! Selain itu, mari kita ambilah sisi positif dari sejarah dalam dunia esports ini mengenai kesalahpahaman tersebut, karena indahnya demokrasi di Indonesia ternyata masih ada. Hal ini juga ternyata membuat sobat gamers diharapkan untuk dapat terlibat dalam mengawasi dan memberikan masukan kepada pihak yang terkait mengenai hal-hal yang masih bisa kita sempurnakan lagi di masa yang akan datang.

klarifikasi MPLKumparan

Buat sobat gamers yang ingin mengetahui informasi lebih jelasnya lagi terkait MPL Mobile Legends, mari kita nantikan MPL Press Conference dari Moonton pada tanggal 23 Juli 2019!

Tags:

Share post:

Add Comments
Silahkan Anda Login Terlebih Dahulu