MPL Season 6 Bola

Regulasi Transfer Pemain Asing untuk MPL Indonesia

MPL Season 5 telah lama usai dimana RRQ Hoshi keluar sebagai juara Mobile Legends setelah di babak final berhasil mengalahkan EVOS Legends dengan skor 3-2. Hampir semua tim sudah kembali mulai berbenah untuk menatap MPL Indonesia Season 6 yang akan bergulir tahun depan.

Dilansir dari One Esports dan Daily SPIN, saat ini sudah banyak gosip mengenai perpindahan para pemain, termasuk perpindahan para pemain asing. Jika hal ini terjadi tentu saja akan membuat turnamen MPL Season 6 semakin kompetitif. Sehingga turnamen ini akan menjadi sangat diminati oleh para penggemar Mobile Legends.

Salah satu kabar yang banyak beredar adalah Xorn yang akan bermain di EVOS Legends. Kemudian ada Rippo yang kini tengah bermesraan dengan Bigetron Alpha.

xorn mlbb Riez Ex Youtube
Riez Ex Youtube

Sebenarnya para pemain impor di MPL Indonesia bukanlah hal yang baru karena sudah ada beberapa pemain asing yang bermain bersama tim Indonesia. Misalnya adalah Sasa asal Malaysia yang bermain bersama ONIC Esports. Ada juga Wizzking dari Brunei Darussalam yang memperkuat RRQ Hoshi.

Lantas aturannya seperti apa mengenai perpindahan pemain dan pemain Asing di Indonesia? Kepada One Esports, Lius Andre sebagai esports manager Moonton Indonesia juga turut memberikan pendapat mengenai para pemain asing yang akan bermain di tim-tim Indonesia.

Menurutnya yaitu maksimal hanya ada tiga pemain asing dalam setiap timnya. Kewajiban yang harus dipenuhi oleh pemain asing tersebut yaitu memiliki Visa Kerja terlebih dahulu untuk bermain di MPL Indonesia.

Lius Andre 1 esports id
Moonton

Perpindahan pemain dimulai sejak berakhirnya babak playoff sampai lock roster sebelum MPL Season selanjutnya dimulai. Dalam periode tersebut semua tim diberikan kebebasan untuk bernegosiasi terkait transfer pemain mulai dari mahar sampai kontrak.

Akan tetapi tim harus melapor kepada melalui Transfer Form kepada pihak penyelenggara MPL jika kesepakatan transfer pemain sudah terpenuhi.

Regulasi mengenai transfer pemain esports Indonesia dan sepakbola sebenarnya hampir sama. Kedua kubu harus melakukan negosiasi terlebih dahulu kemudian jika sudah deal maka perpindahan harus dilaporkan kepada MPL.

Hanya saja untuk untuk transfer pemain esports tidak melibatkan agen pemain. Perannya belum maksimal karena skala esports itu masih kecil dibandingkan sepakbola. Tim-tim esports tidak sebanyak tim sepakbola. Tapi tidak menutup kemungkinan bahwa kedepannya peran agen pemain ini akan lebih penting.

Pemain muda yang mendapatkan kontrak dengan tim harus di atas berusia 16 tahun. Hal ini sesuai dengan kebijakan MPL dan ketenagakerjaan dari pihak pemerintah. Sehingga pemain yang masih di bawah umur masih belum bisa berkompetisi di scene terbesar Mobile Legends Indonesia.

Xorn akan berlabuh di Indonesia setelah Season 6 selesai, itupun jika dia sudah mendapatkan izin dari tim dan orang tuanya. Sementara untuk Rippo sudah semakin dekat dengan dengan Bigetron Alpha. Bahkan dia juga ikut terlibat membawa BTR Alpha melaju ke main event turnamen One Esports MLI.


Halo, sobat gamer! Jangan lupa cek Youtube Channel INDOESPORTS ya. Ada video live stream turnamen esports setiap minggunya, dan informasi lain seputar esports. Ayo subscribe, like dan comment sekarang juga!


Mau diskusi lebih lanjut mengenai game MLBB? Ayo gabung dengan Komunitas MLBB dengan cara join di group facebook MOBILE LEGENDS ID.


Tags:

Sukai Berita Ini

Share post:

Beri Komentar
Silahkan melakukan login terlebih dahulu

0 Komentar