image

VENN Ingin Membuat Channel Gaming Seperti MTV

Bagaimana jadinya jika ada channel gaming yang dibuat dengan konsep mirip dengan MTV? Ya, pada 1990-an, jika kalangan anak muda pasti akan menonton MTV Total Request Live untuk mengamati tren terbaru. Kali ini channel semacam itu akan muncul khusus untuk game.

Merupakan Video Game Entertainment & News Network (VENN) yang ingin membuat MTV gaming tersebut. Perusahaan baru ini pun kabarnya telah menarik beberapa nama besar untuk mendukung proyek mereka.

Dilansir dari Forbes dan Los Angeles times, VENN sendiri baru akan diluncurkan pada tahun 2020 dengan studio-studio di New York dan Los Angeles. Mereka mengumumkan telah mendapatkan $17 Juta dalam putaran pendanaan awal. Investasi esports Bitkraft bersama dengan perusahaan investasi swasta Eldridge Industries berada di belakang layar untuk proyek ini.

venn

VENN

Perusahaan ini didirikan oleh dua orang yang sudah kenyang pengalaman dalam industri esports. Mereka adalah Ben Kusin, mantan direktur global Vivendi Games dan Ariel Horn, mantan kepala produksi Riot Games.

“Kembali ke tahun 80-an dan 90-an, kiblat budaya pop adalah musik,” kata Ariel Horn. “Sekarang, kita akan melihat game. Para atlet esports adalah selebritas baru.”

Rencananya, channel gaming buatan VENN akan tayang 24/7 dengan lebih dari 55 jam konten game original. Penggemar bisa menyaksikannya di platform video seperti Twitch dan YouTube. Kontennya mencakup reality series, dokumenter, dan pertunjukan yang berdasar pada streaming gameplay.

“Ada pemisah yang sangat lebar antara Twitch dan YouTube dengan ABC, ESPN, Turner, dll,” kata Kusin kepada Forbes. “Dan kami ingin mengisi ruang pemisah itu.”

lol.com_.banner.article.f2protation.jan13awejk4LOL

Putaran pendanaan juga termasuk pemain utama di seluruh bidang esports. Di antaranya adalah Marc Merrill, salah seorang pendiri Riot Games, yang menciptakan League of Legends. Ada pula Kevin Lin, salah seorang pendiri platform streaming Twitch, yang sekarang dimiliki oleh Amazon.

Mike Morhaime, yang sudah berada di Blizzard Entertainment sejak 1991 juga akan turut membantu. Yang terakhir Axiomatic Gaming, konglomerat pemilik salah satu tim esport paling berharga di dunia, Team Liquid.

Horn membawa kredibilitas tinggi pada proyek VENN setelah membantu mengembangkan bisnis esports Riot. Mulai dari beberapa turnamen yang memenuhi stadion Bird's Nest Beijing pada tahun 2017 dan menyiarkan event internasional.

Menurut Riot, 99,6 juta penonton menyaksikan Final Kejuaraan Dunia tahun lalu antara Invictus Gaming China dan Fnatic Eropa.

Akan tetapi, meski ada potensi pemirsa yang sangat besar untuk siaran video game, “ini cukup terfragmentasi,” kata Kusin.

blizzardBlizzard

“Twitch memiliki ribuan streamer setiap harinya yang melakukan berbagai macam hal. Kami mencoba masuk ke sana dan membuat konten itu untuk para gamer dan pemain casual.”

Jaringan ini nantinya juga akan berupaya bermitra dengan streamer populer dan penerbit game. Dengan tujuan utama mereka meningkatkan kualitas untuk konten khusus dan mengubahnya menjadi acara yang lebih berkualitas.

“Anda biasanya melihat tangan atau wajah seseorang di depan kamera,” kata Kusin tentang ciri khas streamer. “Ada cara untuk benar-benar meningkatkan format itu.”

Ini adalah taruhan besar, terutama mengingat pertanyaan besar tentang naik turunnya jumlah pemirsa di industri ini. Namun tetap saja, ini merupakan jalan yang baik untuk menarik pengiklan. Misalnya seperti Chipotle, sponsor TSM, dan Honda, mitra eksklusif League of Legends Amerika Utara.

VENN tampaknya juga akan menggandeng sponsor eksklusif untuk iklan berdurasi 30 dan 60 detik. Adapun Investor lain dalam putaran bisnis ini termasuk: BDMI, Cumulus Media; YuChiang Cheng, Reimagined Ventures. Menarik ditunggu akan jadi seperti apa channel gaming ala MTV yang dibuat oleh VENN.

Tags:

Share post:

Beri Komentar
Silahkan melakukan login terlebih dahulu

0 Komentar