Terkait Peluang Esports di Indonesia, Stafsus Menpora: Negara Harus Merangkul

Desain tanpa judul (35)

Salah satu rangkaian dari kompetisi Piala Menpora Esports 2020, yaitu Virtual Media Talk Piala Menpora Indonesia 2020 berjalan untuk yang ketiga kalinya (23/9). Kali ini, tema yang diangkat adalah “Esports dan Peluang Generasi Muda Meraih Prestasi”.

Terdapat juga narasumber yang hadir dalam acara ini, yaitu Alia Noorayu Laksono, Giring Ganesha, Indra Hadiyanto, Tantyo Aditya, dan Weitarso Hendarta. Seluruh narasumber berdiskusi memberikan pandangan terkait bagaimana peluang esports di Indonesia pada masa mendatang.

Alia Noorayu Laksono selaku Staf Khusus Menpora Bidang Kreativitas dan Inovasi menyampaikan bahwa Piala Menpora Esports dapat menjadi batu loncatan awal bagi generasi muda yang ingin mengembangkan dirinya menjadi atlet di esports profesional.

“Melalui kejuaraan bergengsi ini, anak-anak muda dapat mengukur bakat dan kompetensi mereka di cabang olahraga baru ini, sehingga nantinya diharapkan Indonesia dapat melahirkan bibit-bibit baru yang akan membela nama bangsa di kejuaraan tingkat dunia pada masa yang akan datang,” ungkap Alia.

Desain tanpa judul (37)

Minat generasi muda Indonesia dapat dikatakan cukup tinggi. Jika dilihat dari data Indonesia Esports Premiere League (IESPL) pada tahun 2019, Indonesia telah menempati urutan 12 pasar gaming dunia. 

Data tersebut mengungkap total pemain aktif game yang mencapai 62,1 juta orang yang mayoritas adalah anak muda. Mengacu pada data tersebut, Alia beropini bahwa negara harus merangkul dan memberikan fasilitas yang dapat membantu generasi muda untuk mencapai tujuannya menjadi atlet esports profesional.

Pesan optimisme juga disampaikan oleh Ketua Penyelenggara Piala Menpora Esports 2020, Giring Ganesha, dirinya menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi yang sangat besar di bidang esports. Hal ini dibuktikan dengan animo generasi muda yang tinggi dalam perhelatan Piala Menpora Esports.

Dapat dilihat dari jumlah peserta yang berpartisipasi mencapai lebih dari 15 ribu pelajar/mahasiswa yang tergabung dalam 3.300 tim. Data tersebut merupakan bukti banyaknya generasi muda yang tertarik akan dunia esports.

“Saya berharap serta yakin sekali bahwa PME 2020 menjadi ajang talent scouting bagi klub-klub esports di Tanah Air untuk merekrut bibit-bibit berbakat, sesuai dengan tujuan PME 2020 sebagai entry point bagi generasi muda yang ingin menekuni dunia esports,” jelas Giring.

Desain tanpa judul (36)

Terkait peluang esports di masa mendatang, Co-Founder dari tim esports Alter Ego, yaitu Indra Hadiyanto, berpendapat bahwa salah satu cara mencari talenta muda berbakat adalah melalui jalur scouting di kejuaraan-kejuaraan esports. 

Dengan mencari melalui jalur kejuaraan, bakal ditemukan pemain yang telah memiliki mental, karakter, dan kemampuan saat bertanding saat mengatasi tekanan dari lawan. Pemain bertipikal seperti itulah yang dicari oleh tim-tim profesional esports saat ini.

“Faktor penentu sebuah kemenangan dalam kejuaraan adalah bagaimana si atlet dapat menjaga mental dan konsentrasi saat bertanding dengan lawan. Untuk itu, kami mencari pemain yang memiliki attitude baik dalam arti mau bekerja keras dan bisa mengontrol emosi,” tegas Indra.

Piala Menpora Esports 2020 sudah berjalan dari tanggal 17 Agustus kemarin dan akan mencapai Grand Final pada 3 dan 4 Oktober mendatang. Ikuti terus perkembangan seputar esports Indonesia hanya di INDOESPORTS.



Tags:

Apa menurut kamu Artikel ini keren?

Share artikel ini ke teman-teman kamu juga ;)

Beri Komentar
Silahkan melakukan login terlebih dahulu

0 Komentar
5