Riot Perluas League of Legends Universe dengan 2 Game Baru

Ruined King Riot youtube

League of Legends Universe kedatangan dua judul baru yang akan semakin memperluas jangkauan pemain mereka. Hal itu diumumkan Riot bersamaan dengan kesuksesan Game LoL meraih penghargaan Esports Game of the Year (12/9/2019). Namun kedua Game baru tersebut baru dipamerkan dalam bentuk trailer.

Trailer pertama adalah Ruined King, Game bergenre RPG dari pengembang Airship Syndicate. Kemudian Game Conv/rgence adalah permainan bergenre aksi yang dikembangkan oleh Double Stallion Games. Nantinya, kedua Game akan berada di bawah naungan label baru dari Riot, yaitu Riot Forge.

Ruined King Riot youtube 2
youtube

 

Kesempatan ini menandai kali pertama Riot melakukan outsourcing untuk pengembangan Game mereka. Setelah didirikan pada pertengahan 2018, Riot Forge memang disebut sebagai ide baru bagi perusahaan. Alasannya adalah karena minat pemain yang semakin besar di luar genre MOBA andalan mereka, LoL.

Leanne Loombe ditunjuk sebagai pimpinan perusahaan Riot Forge. Dia sadar betul bahwa keunggulan Riot selama ini adalah dalam pembuatan Game kompetitif. Ditambah dengan layanan live support yang sangat baik di belakangnya.

“Kami tahu bahwa ada penggemar LoL yang mencari jenis permainan lain, dan kami ingin memberikan mereka berbagai jenis permainan,” kata Loombe dikutip dari ESPN.com.

Ruined King Riot youtube 1
youtube

 

 

“Itu berarti kami harus membangun banyak Game dengan berbagai genre, jika ingin mencoba dan memuaskan mereka. Membangun tim pengembang untuk berbagai jenis Game seperti aksi dan RPG akan memakan waktu yang sangat lama. Di satu sisi, kami tidak ingin membuat penggemar menunggu selama itu.”

Itulah alasan Riot Forge melakukan outsourcing agar Game baru yang diimpikan penggemar bisa segera terwujud. Namun, Loombe sangat menekankan bahwa mitra yang bekerja sama harus punya semangat yang sama dengan League of Legends Universe.

“Kami tidak meminta orang untuk mengajukan proposal atau semacamnya. Kami benar-benar ingin ini menjadi kolaborasi yang luar biasa.”

Riot Forge kemudian menemukan dua kolaborator yang sesuai dengan kriteria mereka. Airship Syndicate dan Double Stallion Games adalah pengembang indie yang kemudian terpilih sebagai mitra.

Loombe dibuat terkesan oleh CEO dan direktur kreatif Airship Syndicate, Joe Madureira. Dia adalah seorang pembuat buku komik yang memberikan konteks pada trailer Game Ruined King. Sementara dari Double Stallion, Loombe melihat potensi dari animasi 2D di sana.

Di antara kedua pengembang, tidak ada di antara mereka yang diminta untuk mencocokkan genre tertentu. Riot juga sama sekali tidak memandatkan alur cerita khusus kepada Airship Syndicate dan Double Stallion. Alih-alih, kedua studio memilih materi mereka sendiri dan mengajukannya kepada perusahaan.

Ruined King Riot youtube 3
youtube

 

“Soal ide itu terserah pada pengembang, bagaimana mereka bercerita merupakan hal terbaik dalam keahlian mereka,” kata Loombe.

Ruined King terinspirasi pada event Burning Tides di dalam Game League of Legends pada 2015 lalu. Ada kedalaman cerita di sana yang menjadi elemen penting dalam Game ini. Terutama karena ini adalah jenis single-player RPG, sehingga para pemain bisa sangat menikmatinya.

Sementara itu untuk Conv/rgence, sejauh ini tidak banyak hal yang dibocorkan ke publik. Permainan bergenre aksi single-player nantinya akan dibintangi oleh karakter Ekko. Untuk menggambarkan permainannya, ini mirip dengan Speed Brawl dari Montreal Studio.

Baik Ruined King maupun Conv/rgence, sejauh ini masih tidak memiliki tanggal rilis pasti. Loombe hanya mengonfirmasi bahwa mereka akan dipublikasikan untuk platform PC dan konsol, namun tidak disebutkan konsol apa.

Dia hanya menjanjikan bahwa penggemar akan ada lebih banyak hal lagi di League of Legends Universe pada tahun 2020. Kabarnya, masih ada beberapa Game yang kini masih dalam pengembangan.


Tags:

Apa menurut kamu Artikel ini keren?

Share artikel ini ke teman-teman kamu juga ;)

Beri Komentar
Silahkan melakukan login terlebih dahulu

0 Komentar