Penyelenggara Turnamen BLAST Kumpulkan Dana $13,5 Juta Esports Observer

Penyelenggara Turnamen BLAST Kumpulkan Dana $13,5 Juta


Halo, sobat gamer! Jangan lupa cek Youtube Channel INDOESPORTS ya. Ada video live stream turnamen esports setiap minggunya, dan informasi lain seputar esports. Ayo subscribe, like dan comment sekarang juga!


Penyelenggara turnamen BLAST asal Denmark baru saja merampungkan putaran investasi mereka pada periode terbaru. Dilansir dari The Esports Observer, mereka berhasil mengumpulkan dana sebesar $13,5 juta. Adapun investasi bisnis ini dipimpin oleh salah satu pendiri Rocket Software, Johan Gedda dan investor Vaekstfonden.

Untuk menyelesaikan putaran, BLAST juga mendapat dukungan dari tiga perusahaan besar. Heartcore Capital, VC Eropa Creandum dan Maki, masing-masing membantu untuk menutup putaran pendanaan tersebut. Dalam rilisnya, Gedda mengomentari tentang keputusannya berinvestasi.

“Salah satu alasan saya bermitra dengan BLAST adalah peluang untuk mengubah masa depan esports,” ujarnya. “Saya terkesan dengan rencana mereka dan berharap ini bisa menambah pengalaman saya di bidang teknologi. Semoga ini berguna untuk menumbuhkan bidang bisnis yang tengah bergerak cepat ini.”

Penyelenggara Turnamen BLAST Kumpulkan Dana $13,5 Juta RevivalTV
RevivalTV

Penyelenggara turnamen BLAST selama ini dikenal sebagai perusahaan hiburan yang memang berfokus pada esports. Spesialisasi mereka adalah dalam produksi acara pertandingan, konten online dan pertunjukan di dalam studio. Mereka telah mendistribusikan tayangan yang diproduksi melalui saluran TV dan platform digital.

“Putaran investasi kali ini menambah kekuatan kami untuk melangkah maju dan meneruskan produksi kami yang telah sukses,” kata Robbie Douek, CEO BLAST, dikutip dari The Esports Observer. “Hal ini membuat kami dapat mengejar diversifikasi portofolio untuk beberapa hal yang ada kaitannya dengan teknologi.”

Selama ini BLAST sendiri sudah sangat identik dengan acara-acara kompetitif permainan CS: GO. Total ada tujuh event CS: GO yang mereka jalankan di lima benua. Bahkan beberapa waktu lalu mereka baru saja mencoba ranah baru dengan membuat turnamen Dota 2 resmi pertama.

Turnamen ini bertajuk BLAST Bounty Hunt, yang akan jadi turnamen online dengan tim-tim terkemuka di dalamnya. Adapun untuk memulai musim perdananya, BLAST telah menghubungi beberapa tim papan atas untuk berpartisipasi. Tim-tim seperti OG, Ninjas in Pyjamas dan Team Liquid diharapkan dapat meningkatkan interaksi penggemar. 

“Kami bisa melakukannya dan mencoba mewujudkannya. Membuat sebuah turnamen Dota 2 yang dalam hal produksi, output serta hiburannya sama seperti pada turnamen Counter-Strike,” kata Robbie Douek.

Penyelenggara Turnamen BLAST Kumpulkan Dana $13,5 Juta Esports Insider
 Esports Insider

Segala keterbatasan di tengah pandemi COVID-19 ini sama sekali tidak menghalangi BLAST menyelenggarakan turnamen. Mereka tetap aktif membuat ajang kompetitif untuk permainan CS: GO dalam bentuk turnamen online. Pada April lalu mereka memulai turnamen BLAST Rising.

Mereka juga telah meningkatkan jam produksi untuk menampilkan lebih banyak konten dan menggaet kemitraan komersial. Dengan rencana-rencana tersebut, kini BLAST memiliki daftar sibuk mulai dari 30 April hingga 21 Juni mendatang.

Setelah berpisah dengan Astralis Group, penyelenggara turnamen BLAST mengalami pertumbuhan yang signifikan. Mereka telah melakukan pekerjaan luar biasa dengan acara-acara yang inovatif dan menghibur bagi penggemar. Dengan mendapat dukungan dari para investor, tentu akan ada banyak hal yang bisa mereka perbuat.


Ayo gabung dengan Komunitas Dota 2 dengan cara join di group facebook DOTA 2 ID.


Tags:

Share post:

Beri Komentar
Silahkan melakukan login terlebih dahulu

0 Komentar