Juara Dunia Fortnite Ini Jadi Klien Pertama VeynerGaming Esports Observer

Juara Dunia Fortnite Ini Jadi Klien Pertama VeynerGaming

Divisi gaming terbaru dari VaynerSports mengumumkan klien pertama mereka yang merupakan juara dunia Fortnite. Divisi tersebut adalah VaynerGaming, yang lebih berfokus pada pengembangan atlet dan personal esports. VaynerSports sendiri adalah agensi olahraga yang berdiri pada tahun 2016.

Merupakan Gary dan AJ Vaynerchuk yang berperan di balik terbentuknya agensi VaynerSports. Kini mereka membentuk VaynerGaming yang merupakan divisi ketiga dari perusahaan tersebut. Tidak sampai seminggu sebelumnya, Vayner telah terlebih dahulu memperluas layanannya ke olahraga bisbol.

Kyle “Bugha” Giersdorf, juara dunia Fortnite 2019 menjadi klien pertama VaynerSports. Awalnya, Giersdorf adalah klien dari agensi VaynerSports setelah ia menjadi pemain Fortnite terbaik dunia pada tahun lalu. Selama berada di bawah agensi tersebut, cukup banyak sponsor besar yang menggandeng Bugha.

Bugha setidaknya telah mengamankan kemitraan dengan tiga sponsor besar yakni Samsung, Five Below dan Mondelez. Ia juga menandatangani kontrak untuk menjadi streamer jangka panjang eksklusif di platform Twitch. Belakangan, perwakilannya diketahui tengah bernegosiasi dengan organisasi esports-nya, Sentinels.

Juara Dunia Fortnite Ini Jadi Klien Pertama VeynerGaming Esports Insider
Sumber: Esports Insider

Dalam pengumuman yang dibuat, Co-founder VaynerSports, Gary Vaynerchuk, mengomentari ekspansi perusahaannya ini. Ia mengaku telah memantau perkembangan industri game sejak lama. Ketika melihat ada celah, Vayner langsung melakukan ekspansi ini sebagai langkah yang signifikan.

“Diam-diam saya sudah memperhatikan industri game selama sepuluh tahun lebih, dan membangun hubungan di dalamnya. Salah satu hal yang menarik di industri ini adalah mereka para gamer. Saya melihat orang dari bidang lain seperti atlet atau selebriti bahkan menaruh minat di sektor ini,” kata Gary dalam rilisnya.

Divisi VaynerGaming sendiri nantinya akan dipimpin oleh Darren Glover. Sebelumnya ia menjabat sebagai direktur pengembangan bakat dan pemasaran di perusahaan Wombo Sports. Dia mengutarakan kegembiraannya saat divisi terbaru agensi Vayner itu diumumkan.

“Walaupun menguntungkan, tetapi arah industri gaming tidak bisa ditebak di wilayah barat. Ini berbeda dengan olahraga lainnya karena relevansinya tidak selalu berhubungan antara performa dan menang atau kalah,” kata Darren Glover dikutip dari Esports Insider.

5 Cara Jadi Shoutcaster Esports ala Ranger Emas (3)

“Saya tidak yakin apakah ada orang yang lebih baik daripada Gary dan Vayner dalam hal ini. Mereka telah melakukan banyak hal di ekosistem ini untuk pemain, atlet profesional dan berbagai merek.

Di luar dari bisnis agensi VaynerSports, Gary tahun lalu telah meletakkan kakinya di ruang esports sebagai seorang investor. Ia turun menjadi penyuntik dana untuk perusahaan induk yang menggerakkan tim Call of Duty League Minnesota. Seperti diketahui Minnesota sempat menjadi host pertama di liga tahun ini.

Dalam wawancaranya dengan The Esports Observer, CEO VaynerMedia itu juga merasa sangat percaya diri. Ia menunjukkan keyakinan bahwa potensi esports sangatlah besar terutama di Amerika Serikat. Di masa mendatang, esports diprediksi akan menjadi salah satu olahraga terbesar di sana.

Peluncuran VaynerGaming dan kerja sama dengan juara dunia Fortnite Bugha tentu memberikan gambaran awal yang menarik. Dengan segudang pengalaman, kemungkinan agensi ini akan menguasai bakat-bakat esports terbaik di dunia.


Halo, sobat gamer! Jangan lupa cek Youtube Channel INDOESPORTS ya. Ada video live stream turnamen esports setiap minggunya, dan informasi lain seputar esports. Ayo subscribe, like dan comment sekarang juga!


Ayo gabung dengan Komunitas Dota 2 dengan cara join di group facebook DOTA 2 ID.


Tags:

Sukai Berita Ini

Share post:

Beri Komentar
Silahkan melakukan login terlebih dahulu

0 Komentar