Ini Kunci Garena Free Fire Tumbuh Subur di Negara Berkembang

Ini Kunci Garena Free Fire Tumbuh Subur di Negara Berkembang

Garena Free Fire menjadi salah satu game ponsel yang ikut meramaikan tren genre battle royale selama dua tahun terakhir. Sejak kepopuleran battle royale meroket pada 2018, memang semakin banyak judul baru yang bermunculan. Namun Free Fire memiliki tempat tersendiri, terutama di Asia Tenggara dan Amerika Latin.

Kesuksesan Free Fire di dua wilayah tersebut diakui oleh CEO Game TV, Rosen Sharma. Selama kuartal ketiga tahun lalu saja, Free Fire telah menjadi game paling laris dan diminati. Menurut Sharma, pasar di Asia Tenggara dan Amerika Latin adalah kunci keberhasilan game tersebut.

Sharma mengatakan bahwa minat gamer ponsel di beberapa negara ada kaitannya dengan harga ponsel. Misalnya di Brasil, pemain dengan ponsel seharga $100-$150 tentu tidak akan memilih permainan battle royale PUBGM atau Fortnite. Garena memahami hal tersebut sehingga membuat permainan yang lebih bersahabat.

Ini Kunci Garena Free Fire Tumbuh Subur di Negara Berkembang Esports Observer
 Esports Observer

“Jika melihat di wilayah mana Free Fire meraih kesuksesan, dapat dilihat berapa kisaran harga ponsel di sana. Itu memiliki korelasi langsung,” ujar Sharma dikutip dari The Esports Observer.

Tak dapat dimungkiri bahwa komunitas Garena Free Fire memang tidak sebesar beberapa judul lain. Namun, ada banyak kelompok dengan jumlah kecil yang sangat aktif untuk menaikkan permainan ini. Hal itu yang disebut Sharma hanya dapat terjadi dalam dunia game.

“NFL adalah olahraga yang besar, tetapi bayangkan jika ada ribuan variasi dari olahraga tersebut. Itu tidak mungkin terjadi pada olahraga fisik, tetapi game membuka peluang untuk hal semacam itu,” ujarnya.

Newzoo memprediksi game ponsel diperkirakan akan menyumbang 47,4 persen dari pasar game global tahun ini. Sumber lain mengatakan bahwa hal ini dikarenakan kompleksitas yang ditingkatkan pada game ponsel.

Di situlah Free Fire mengisi kekosongan yang ada di wilayah dengan negara-negara berkembang. Direktur pelaksana NODWIN Gaming India, Akshat Rathee, memberi contoh lain seperti yang terjadi pada DotA. Saat DotA berkembang, di Thailand game Heroes of Newerth justru jauh lebih populer.

Bagi pengembang game ponsel, sekarang tantangannya saat ini adalah meningkatkan kualitas produk. Dengan begitu, game juga bisa diminati oleh mereka yang memiliki ponsel dengan spesifikasi menengah ke atas. Itu alasan mengapa Free Fire tengah menyiapkan versi Max untuk ponsel kelas atas.

#DiRumahAja Bareng Garena Meriahkan Roadmap Esports Free Fire
Garena Free Fire

Di sisi lain, PUBGM mencoba menggaet pengguna ponsel kelas menengah ke bawah dengan edisi “Lite”. Yang jelas, permainan semacam Free Fire dan PUBG diprediksi akan terus tumbuh di pasar-pasar negara berkembang. Asia Tenggara, Brasil dan India disebut-sebut sebagai pasar potensial untuk game tersebut.

Bahkan sekarang sejumlah tim esports barat pun mulai merambah game ponsel yang tumbuh di negara berkembang. Sebut saja tim TSM, Fnatic hingga Team Liquid, yang sekarang memiliki tim khusus di wilayah tersebut.

Garena Free Fire hanya perlu meningkatkan game agar memiliki tampilan lebih ideal untuk streaming dan turnamen. Sharma mengatakan untuk sebuah game FPS, faktor itulah yang dapat menentukan kesuksesan.


Halo, sobat gamer! Jangan lupa cek Youtube Channel INDOESPORTS ya. Ada video live stream turnamen esports setiap minggunya, dan informasi lain seputar esports. Ayo subscribe, like dan comment sekarang juga!


Ayo gabung dengan Komunitas Dota 2 dengan cara join di group facebook DOTA 2 ID.


Tags:

Sukai Berita Ini

Share post:

Beri Komentar
Silahkan melakukan login terlebih dahulu

0 Komentar