Industri Esports Sudah Menjadi Bisnis Serius di Thailand

Industri Esports Sudah Menjadi Bisnis Serius di Thailand

Industri esports bukan hanya menjadi hiburan dan rekreasi semata dalam. Apalagi setelah esports dimasukkan dalam cabang olahraga yang dipertandingkan pada SEA Games ke-30 di Filipina. Ini akan menjadi debut bagi esports di ajang multi-olahraga untuk tahun 2019.

Hal tersebut mencerminkan esports semakin populer di semua kalangan dan menjadikannya sebagai bisnis yang menguntungkan. Dilansir dari situs Ciangra Itimes, Thailand mulai mendorong industri gaming kompetitif ini ke level yang lebih serius. Sekarang atlet esports mereka tengah menjalani sesi pelatihan untuk menghadapi SEA Games.

Event dua tahunan tersebut akan diadakan pada awal Desember 2019. Sebelumnya cabang olahraga esports sudah diuji coba untuk dipertandingkan pada Asian Games di Jakarta tahun lalu. Sejak saat itu industri esports di Asia Tenggara memang semakin berkembang pesat, tak terkecuali di Thailand sendiri.

Industri Esports Sudah Menjadi Bisnis Serius di Thailand stage
Chiangraitimes

 

Thailand memiliki arena esports sendiri di Bangkok, yang menyelenggarakan puluhan turnamen dan kompetisi setiap bulannya. Pasalnya, gagasan cyber game telah berubah dari sarana rekreasi menjadi bentuk kompetisi profesional. Esports sendiri juga telah mendatangkan keuntungan untuk perusahaan terkait.

Kasikorn Research Center memperkirakan industri ini menghasilkan setidaknya Bt500 juta (Rp233 miliar) pada tahun 2019. Sementara itu, di Thailand esports juga terus meningkat signifikan dengan pertumbuhan rata-rata 12,7 persen sejak 2016. Pada tahun 2020 industri e-gaming Thailand diproyeksikan mencapai Bt25 miliar.

Jika menengok ke belakang, selama 4-5 tahun terakhir, bisnis esports Thailand telah mengalami pertumbuhan luar biasa. Badan Promosi Ekonomi Digital setempat melaporkan bahwa industri tersebut mengalami ekspansi rata-rata 12,7 persen. Hal ini didorong oleh berbagai faktor termasuk mobile gaming yang sangat populer.

Akan tetapi, kesuksesan besar ini tak menutupi sisi buruk yang dikhawatirkan masyarakat. Mereka waspada terhadap anak muda yang kecanduan permainan online. Sebab, anak-anak di Thailand dilaporkan menghabiskan 35 jam seminggu untuk bermain permainan online.

Industri Esports Sudah Menjadi Bisnis Serius di Thailand chiangratimes
Chiangratimes

 

Dari semua anak pengguna Internet di Thailand, lebih dari 50 persen di antara mereka online untuk sekadar bermain game. Penambahan jumlah yang besar itu dikhawatirkan berpengaruh terhadap kesehatan mental dan fisik anak-anak. Namun, tren esports dan permainan online tampaknya tak bisa dihindarkan.

Bisnis game virtual kini semakin menjurus ke arah yang serius. Esports adalah game multipemain yang dimainkan secara kompetitif untuk penonton, layaknya olahraga tradisional. Permainan sering diadakan di tempat yang luas seperti stadion dengan berbagai sponsor besar yang terlibat di dalamnya.

Pusat Intelejen Ekonomi Siam Commercial Bank mengatakan bahwa Esports telah menciptakan profesi baru di lingkup mereka. Selain sebagai pemain profesional, beberapa orang juga terobsesi menjadi pengulas game. Klub esports profesional pun telah dibentuk secara serius dengan dukungan dana dari pihak sponsor.

Industri Esports Sudah Menjadi Bisnis Serius di Thailand Neolution Esports
Neolution Esports

 

Beberapa klub di Thailand menerima beberapa juta baht setiap tahunnya dari sponsor mereka untuk mengurus tim. Bahkan ini mulai merambah ke lembaga pendidikan yang mulai menawarkan kursus esports. Hal tersebut bertujuan untuk menjaring bakat-bakat esports muda di Thailand.

Sama seperti di Indonesia, Thailand juga sudah memiliki federasi sendiri yang menaungi esports di negara mereka. Federasi Esports Thailand dibentuk untuk mengelola bakat dan mengirimkan atlet untuk bersaing di panggung internasional. Bukan tidak mungkin proses ini dapat membuat Thailand mendominasi bidang ini.

Seperti halnya di cabang olahraga tradisional seperti sepak bola atau lainnya, Indonesia harus siap untuk bersaing. Sebab selain Thailand, beberapa negara Asia Tenggara lainnya terutama Filipina dan Malaysia telah jauh lebih berkembang. Sementara industri esports di Tanah Air juga terus mengalami pertumbuhan.

Tags:

Share post:

Beri Komentar
Silahkan melakukan login terlebih dahulu

0 Komentar