Garena Sebut Dunia Esports Indonesia ggwptech

Garena Sebut Dunia Esports Indonesia Masih Tertinggal

Dunia esports, yang diawali dari kepopuleran game online, telah mengalami perkembangan di Indonesia. Meski tak bisa dimungkiri, bahwa industri kita masih jauh tertinggal jika dibandingkan dengan negara tetangga. Hal ini yang mendorong Garena terus memberikan edukasi tentang video gaming dan esports.

Dengan makin mudahnya akses internet dan gadget, siapapun kini dapat memainkan game online. Pamor game online semakin melesat setelah istilah esports mulai sering digaungkan. Bahkan olahraga elektronik ini turut dipertandingkan dalam ajang Asian Games 2018.

Satu lagi yang membuat dunia esports juga sangat diminati para investor adalah karena bisa menjadi ladang bisnis menjanjikan. Namun tidak sedikit masyarakat Indonesia yang masih memandang negatif dunia video gaming kompetitif. Bermain game dianggap sebagai hal yang tabu dan tidak terlalu penting.

Garena Sebut Dunia Esports Indonesia
 reuters.com

 

Hal ini  diungkapkan oleh Esports Manajer dan Pengembang Bisnis Garena, Wijaya Nugroho, dilansir dari CNBC Indonesia. “Banyak masyarakat awam menganggap bahwa video gaming dan esports sebagai sesuatu hal yang tabu dan kesannya negatif,” katanya.

Wijaya mengakui bahwa industri game online mengalami pertumbuhan signifikan sejak tahun 2015. Namun ternyata Indonesia masih tertinggal apabila dibandingkan dengan negara-negara lain, yang sudah lebih dewasa.

“Padahal sampai saat ini industri game online sedang di atas, yang mana artinya mengalami pertumbuhan cepat. Meskipun kita masih tertinggal dari beberapa negara lain yang sudah lebih dewasa menanggapi video gaming atau esports.”

Jarak yang membatasi antara esports di Indonesia dan di negara tetangga tidak jauh dari aspek game online itu sendiri. Siapa dan untuk apa memainkannya bukanlah hal yang tabu lagi.

Garena Sebut Dunia Esports Indonesia retailnewsasia
retailnews.asia

 

“Orang-orang di negara tetangga sudah mengerti apa itu video gaming dan esports. Mereka mengambil nilai-nilai positifnya,” ungkap Wijaya.

“Sementara di Indonesia, kita perlu terus memberikan edukasi. Banyak sekali orang awam memandang dunia game ini sebagai sesuatu yang tabu bahkan sangat negatif,” lanjutnya.

Itulah salah satu tujuan Garena Indonesia terus mengembangkan program esports mereka sejak tahun 2015. Keberadaan konten-konten gaming mereka diharapkan bisa mengedukasi masyarakat tentang sisi positif dunia game.

“Maka dari itu, Garena sejak 2015 menjalankan program esports, konten gaming dan sebagainya hingga sekarang. Itu banyak memberikan edukasi bagi masyarakat. Garena bahkan juga punya beasiswa pembinaan untuk pemain di tingkat pelajar.

“Kami memberi beasiswa berupa uang dengan beberapa syarat, seperti nilai, umur dan tidak boleh tinggal kelas. Itu menjadi salah satu cara kita mengedukasi, supaya antara akademis dan hobi bisa seimbang.”

Garena Sebut Dunia Esports Indonesia

Upaya Garena bisa dibilang cukup membuahkan hasil. Pembinaan yang mereka bangun mulai dari pemain tingkat pelajar hingga profesional sudah meraih banyak prestasi. Di beberapa kejuaraan dunia, nama Indonesia mereka harumkan dengan medali emas dan menjadi juara.

Terlepas dari mengedukasi individu, Wijaya menambahkan bahwa ekosistem game online juga perlu dibenahi lagi. Pasalnya, ini tidak hanya menyangkut tentang pemain, tetapi juga tentang industrinya. Mulai dari pengembang game, publisher, hingga tim esports yang menaungi pemain.

“Kita perlu bergerak bersama untuk menyebarkan hal-hal positif tentang gaming. Dengan begitu masyarakat dapat menilai esports sebagai hal yang positif,” kata Wijaya.

“Apabila berjalan dengan baik, maka mereka juga yang akan mendapat untung dan belajar sesuatu dari esports. Sebab kendala paling utama biasanya adalah karena belum terbukanya pikiran orang untuk menerima video game dan esports,” pungkasnya.

Di Indonesia, dunia esports memang masih dalam tahap berkembang. Jika dilihat, arahnya pun positif, dengan banyaknya kompetisi-kompetisi dan perhatian dari pemerintah.

Tags:

Share post:

Beri Komentar
Silahkan melakukan login terlebih dahulu

0 Komentar