Federasi Esports Global dan OCA Akan Genjot Esports di Asia Esports Insider

Federasi Esports Global dan OCA Akan Genjot Esports di Asia

Federasi Esports Global akhirnya mendapat pengakuan dari Dewan Olimpiade Asia (OCA). Kedua organisasi tersebut akan berkolaborasi untuk menggenjot promosi esports di seluruh Asia. Selain itu mereka juga akan fokus pada pengembangan turnamen dan bakat-bakat muda.

Ini adalah kolaborasi bersejarah di industri esports, yang pastinya menjadi kabar gembira bagi komunitas. Diharapkan kolaborasi dua organisasi besar ini dapat memberikan inspirasi kepada para pemuda. Sebagai wadah pengembangan, mereka ingin memaksimalkan potensi esports di benua Asia.

Dalam rilisnya, Presiden OCA Sheikh Ahmed berharap dapat melayani lebih anak muda potensial bersama GEF.

“Dengan kolaborasi bersama Federasi Esports Global, kami tentu ingin melayani kaum muda di Asia. Salah satu faktor terpenting di zaman ini adalah esports dan kami telah bergabung dengan GEF. Kami akan memaksimalkan potensi esports sampai ke masa mendatang,” ujarnya dikutip dari Esports Insider.

Federasi Esports Global dan OCA Akan Genjot Esports di Asia Esports Marketing Blog
Turnamen Esports - Esports Marketing Blog

OCA adalah organisasi yang memayungi 45 Komite Olimpiade Nasional di seluruh penjuru Asia. Dengan kata lain, mereka mewakili lebih dari 4,6 miliar orang, termasuk kalangan muda yang jumlahnya mencapai 700 juta. Adapun demografi yang menjadi target OCA dan GEF adalah remaja berusia 15-24 tahun.

Hubungan antara esports dan olahraga tradisional semakin erat belakangan ini. Apalagi berkat kerja keras dari federasi global untuk menggandeng asosiasi-asosiasi berbagai bidang olahraga. Seperti beberapa bulan lalu, GEF meneken perjanjian dengan Federasi Commonwealth Games, hingga Federasi Tenis Internasional.

Sementara OCA sendiri telah diakui sebagai pelopor yang sangat mendukung kemajuan esports. Hal itu bahkan sudah mereka lakukan sejak 2007 silam dengan mempertandingan esports di Asian Indoor Games Macau. Pada Asian Games 2018 pun esports turut dipertandingkan walaupun tidak memperebutkan medali.

Berbagai kerja sama tersebut, termasuk beberapa sponsor, hanya mengarah pada satu tujuan. GEF ingin mengembangkan esports secara merata di seluruh dunia.  Presiden GEF, Chris Chan, dalam rilisnya juga menambahkan.

“Dalam kerja sama kami dengan OCA, harus diakui adanya dorongan kuat dari pemimpin yang visioner. Kami akui bahwa benua yang dinamis dan berjiwa muda ini punya progresi inovasi yang sangat luas. Kami akan bersama-sama memajukan pemikiran dan meningkatkan pelayanan bagi para atlet dan pemain muda.”

“Terima kasih kami ucapkan kepada Dewan Eksekutif dan terutama Presiden OCA atas kepercayaan mereka. Harapan kami adalah dapat melakukan hal besar bersama-sama,” tambahnya.

Federasi Esports Global dan OCA Akan Genjot Esports di Asia Mineski
Asian Games - Mineski

Global Esports Federation (GEF) belum genap berusia setahun setelah didirikan pada 16 Desember 2019 di Singapura. Dengan berbagai pengalaman dari berbagai komunitas olahraga, mereka optimis untuk memperkenalkan esports ke khalayak luas. Tencent adalah salah satu mitra global yang juga ikut mendirikan GEF.

Mereka menginginkan esports terlihat lebih kredibel dan menjadi kompetisi yang bergengsi di mata masyarakat. Federasi ini juga menjadi pemersatu komunitas global lewat kampanye #worldconnected di media sosial.

Dengan keberadaan Tencent yang mendukung penuh Federasi Esports Global, ini adalah tantangan baru. Perlu pembicaraan mendalam untuk menyampaikan nilai-nilai esports yang selama ini mereka junjung.


Tags:

Sukai Berita Ini

Share post:

Beri Komentar
Silahkan melakukan login terlebih dahulu

0 Komentar