Alexey Solo Berezin dotesports

Solo: Leipzig Major Jadi Ujian Nyata Pertama Buat VP


Halo, sobat gamer! Jangan lupa cek Youtube Channel INDOESPORTS ya. Ada video live stream turnamen esports setiap minggunya, dan informasi lain seputar esports. Ayo subscribe, like dan comment sekarang juga!


Virtus.pro tergabung dalam Grup C dalam DreamLeague Season 13 The Leipzig Major Dota 2. Pertandingan pertama mereka adalah melawan salah satu tim kuat Eropa, Alliance. Kapten tim, Alexey “Solo” Berezin mengatakan bahwa ajang ini akan menjadi ujian nyata pertama bagi timnya.

Dilansir dari vpesports, baru-baru ini Virtus.pro menerbitkan wawancara panjang dengan Solo membahas persiapan menjelang Leipzig Major. VP memulai debut mereka di DPC dengan formula baru. Tetapi di luar itu, penampilan ini juga penting karena sehubungan dengan undangan langsung ke TI10.

Alexey Solo Berezin youtube 1
youtube

Dalam wawancara tersebut Solo menyatakan pendapatnya tentang sistem lama, ketika musim DPC hanya memiliki tiga Major. Masing-masing berhadiah tiga juta dolar dan menyatakan saat itu tim tidak bisa mengendur sedikit pun. Mereka harus berlatih setiap hari dan bermain sepanjang musim.

Bedanya, sekarang banyak tim bisa beristirahat dan menghentikan masa bootcamping untuk sementara waktu. Hal ini dilakukan beberapa tim pada saat DPC musim 2019-2020 dimulai. Akan tetapi, Solo justru melihat itu sebagai hal bisa yang berdampak buruk bagi Dota 2.

Melihat jadwal dan jumlah hadiah Minor dan Major dalam sistem DPC saat ini, kapten Virtus.pro itu bertanya: “Apa gunanya menginvestasikan banyak sumber daya dan upaya di awal musim jika hadiahnya tidak lagi seperti dulu?”

Alexey Solo Berezin youtube 2
youtube

“Tempat pertama [Minor] memberikan Anda hadiah $500.000, jadi ada insentif untuk berlatih dan mempersiapkan Major. Jika kami membandingkan potensi Major dan TI saat ini, konyol untuk terlalu berusaha keras ketika musim dimulai.

“Anda bisa beristirahat, memikirkan sesuatu yang baru dan mulai bermain lagi setelah Tahun Baru,” katanya.

Ditanya apakah ada tim yang ingin dihindari pada Major yang akan datang, Solo tidak melihatnya sama sekali. Tetapi dia mengaku akan lebih merasa tertantang jika beberapa tim besar lainnya juga bergabung di Major nanti. Sebut saja seperti OG dan PSG.LGD, yang sangat disayangkan tidak dapat berpartisipasi.

“Jujur saja, saya tidak peduli dengan siapa yang akan menjadi lawan. Justru sebaliknya, saya merasa senang jika bisa melihat OG dan LGD bermain di Major kali ini. Semakin kuat tim yang berpartisipasi, semakin menarik turnamen tersebut.

Ketika berbicara tentang dua turnamen pertama yang dimainkan Virtus.pro setelah TI9, Solo mengakui timnya memang kesulitan. Mereka tidak tampil baik di ESL dan juga pada saat turnamen di Singapura. Patch 7.23 pun dinilai sama sekali tidak membantu Virtus.pro sejauh ini.

Alexey Solo Berezin youtube
youtube

 

“Ini akan menjadi pengalaman yang bagus untuk Egor dan Vitaliy. Kami tidak terlalu percaya diri selama ESL, juga saat turnamen di Singapura kami tidak dalam bentuk terbaik. Kami punya waktu untuk mempersiapkan acara ini, jadi itu akan menjadi ujian nyata pertama bagi tim kami.”

Sementara itu, untuk Leipzig Major mendatang, Solo mengatakan timnya cukup sering melakukan scrimming. “Kami berlatih dengan banyak tim, mungkin hampir dengan setiap tim Eropa yang aktif. Kecuali mereka yang bermain di Minor, tentu saja,” ujar Solo.

“Kami melakukan beberapa Game melawan EG dan beberapa dengan NaVi. Ada banyak scrimming yang dilakukan, mungkin 6 dalam sehari. Saya tidak bisa mengatakan siapa tim yang mengejutkan kami.”

Virtus.pro menjadi salah satu tim unggulan di DreamLeague Major di Grup C bersama dengan Alliance, Invictus Gaming dan Reality Rift. Dua tim yang finis teratas di babak penyisihan grup berhak lolos ke upper bracket playoff.


Mau diskusi lebih lanjut mengenai game Dota 2? Ayo gabung dengan Komunitas Dota 2 dengan cara join di group facebook DOTA 2 ID.


Tags:

Share post:

Beri Komentar
Silahkan melakukan login terlebih dahulu

0 Komentar