Pembuat Mod Dota Chess yang Pertama Bukan Valve!

Bingung Pilih Hero_ Ini Combo Populer di Dota 2 Auto Ches

Mod Dota Chess bukanlah buatan Valve. Sebenarnya informasi ini udah jadi rahasia umum sih, banyak orang yang tahu. Tapi karena mod ini ada di dalam Dota 2, beberapa orang mengira bahwa Auto Chess adalah hasil garapan Valve.

Padahal enggak, soalnya Mod Dota Auto Chess dikembangkan oleh Drodo Studio

Auto Chess telah melewati perjalanan panjang hingga menjadi game stand-alone Seperti sekarang. Sobat Gamers penasaran gimana ceritanya? Simak ya!

Apa Itu Dota Chess?

 Dota Auto Chess
 Dota Auto Chess

Dota Auto Chess PC adalah mod atau Custom Map yang ada di Dota 2. Jika dilihat dari jumlah pemainnya, Auto Chess menjadi Custom Map Dota 2 terpopuler sepanjang masa. Soalnya, map ini bikin pemain ketagihan karena pengalaman kompetitif yang ditawarkan beda banget sama game Dota reguler.

Seperti yang udah disebutin sebelumnya, game Auto Chess digarap oleh Drodo Studio yang diisi lima personel. Pertama kali luncur Januari 2019, game ini langsung memikat banyak pemain.

Permainannya mengandalkan strategi dengan konsep Auto Chess yang diadaptasi dari catur modern papan 8x8. Dalam satu pertandingan ada beberapa kali putaran (round).

Sesuai namanya, Auto Chess dikontrol mekanisme otomatis AI. Jadi kalian enggak perlu capek-capek mengontrol hero, Sobat Gamers. Kalian hanya perlu mengatur strategi dan menempatkan hero selayaknya bidak catur.

Meskipun permainannya sederhana banget, tapi enggak lantas bikin penggemar cepat bosan. Daripada bereaksi cepat, kalian lebih dituntut untuk bermain cerdas. Kira-kira begitulah gambaran tentang permainan Dota Chess.

Alasan di Balik Pembuatan Auto Chess

Battlefield Dota Auto Chess
Battlefield Dota Auto Chess 

Di balik kesuksesan game Auto Chess ini, pasti ada cerita menarik yang melatarbelakanginya. Toto, salah satu orang di balik layar Drodo menyampaikan alasan menarik kenapa mod ini dibuat.

Kata Toto, game Dota 2 jadi jauh lebih sulit dimainkan jika pemainnya makin tua. Sobat Gamers tahu sendirilah, game MOBA satu ini emang kompetitif banget, butuh reflek yang cepat.

Pengen main eh, enggak bisa. Dipaksain buat main, yang ada malah lose streak, deh. Huft, nasib player tua.

Sadar dengan hal ini, akhirnya Drodo Studio menghadirkan konsep Auto Chess. Dengan mod ini, para pemain bisa tetap ngerasain serunya pertarungan tanpa tekanan kompetisi yang terlalu intens. Niatnya sih, biar compatible sama gamers tua.

Eh, malah sukses! Berarti banyak yang senasib, dong?

Langsung aja deh, mod Dota Auto Chess ini diserbu penggemar. Para pemain ‘tua’ yang mungkin udah pensiun dari Dota 2 pun balik login in game lagi. Sejak era kedatangan Auto Chess, semua orang bisa mainin game kesayangan tanpa ngehabisin energi.

Sebenarnya, Dota Auto Chess Drodo dan permainan Dota 2 MOBA sama-sama rumit. Tapi Auto Chess bisa tetap dimainkan sambil bersantai ria. Enggak perlu ngeklik mouse ratusan kali per menit kayak game MOBAnya. Mungkin itu juga jadi alasan kenapa Auto Chess ini disukai.

Popularitas Auto Chess Meroket

Hero Combo Populer di Dota 2 Auto Chess
Hero combo populer di Dota 2 Auto Chess

Butuh waktu dua tahun bagi Drodo Studio untuk mengembangkan Auto Chess. Sebelumnya, studio kecil ini udah bikin dua game. Hingga akhirnya lima orang ini kepikiran buat menggarap mod Auto Chess sebagai game ketiganya.

Sewaktu mengembangkan Auto Chess, Toto dari Drodo Studio mengaku bahwa  kesulitannya enggak seekstrim di dua game sebelumnya. Soalnya, mereka enggak perlu lagi mikirin pemasaran, hero, ataupun skill. ‘Kan semua udah ada di Dota 2.

Lalu, Januari 2019 Custom Map Auto Chess bikinan Drodo ini rilis dan bikin komunitas Dota 2 ramai. Bahkan di Tiongkok, mod ini langsung populer dan berhasil menggaet puluhan ribu pemain. Penggemarnya masih terus bertambah, loh!

Dalam beberapa minggu, jumlah pemainnya meledak hingga jutaan orang. Bahkan nih, Sobat Gamers, pemain yang online di waktu bersamaan ngalahin ramainya game GTA V yang waktu itu populer banget!

Jadi, sekarang kalian enggak heran kan, kenapa Auto Chess dinobatkan sebagai Custom Map Dota 2 paling populer sepanjang masa?

Popularitasnya yang enggak turun-turun ini pun akhirnya berlanjut. Turnamen-turnamen besar mulai diselenggarakan. Enggak mau ketinggalan, para streamer pun turut mempopulerkan acara. Lebih hebatnya lagi, turnamennya enggak sepi sama sekali, loh! Puluhan ribu penonton antusias mengikuti acara secara live.

Tapi, walau popularitas game dan kompetisinya gila-gilaan, lima orang yang ngegarap mod ini adem ayem aja. Sampai akhirnya Valve ngontakin Drodo Studio untuk nawarin kolaborasi.

Drodo Menolak Tawaran Valve

Drodo Studio Auto Chess
Drodo Studio Auto Chess character

Valve mengajukan penawaran kerja sama dengan Drodo Studio, tapi ditolak mentah-mentah. Pihak Valve menceritakan bahwa diskusi dengan tim Drodo dimulai pada Februari 2019. Kelimanya diberangkatkan dari Tiongkok untuk membahas tentang kolaborasi penggarapan Auto Chess

Ternyata, diskusi ini enggak membuahkan kerja sama. Pihak Drodo mengklaim bahwa mereka enggak pengen Auto Chess dijual ke pihak lain, bahkan jika itu Valve sekalipun.

Banyak alasan internal yang bikin Drodo dan Valve enggak bisa bekerja sama.

Kedua belah pihak sepakat untuk membuat game versi mereka masing-masing. Win-win solution sih, Sobat Gamers. Biarpun enggak bisa kolaborasi untuk bikin satu game master Auto Chess, keduanya tetap saling mendukung satu sama lain hingga saat ini.

Munculnya Auto Chess dan Dota Underlords

5 Alasan Kenapa Dota Auto Chess Masih Mengungguli Underlords
Dota Auto Chess masih mengungguli Underlords

Drodo kemudian menggarap Auto Chess jadi satu aplikasi game stand alone yang terpisah dari klien Dota 2. Sobat Gamers bisa memainkan game ini di perangkat desktop maupun mobile secara gratis sejak Juni 2019. Di sisi lain, Valve juga merilis game Auto Chess yang dibuat secara mandiri yaitu Dota Underlords

Kedua game ini dirilis dalam waktu yang hampir bersamaan. Sayangnya, untuk penamaan hero dan lainnya Drodo enggak bisa lagi mengadopsi Dota 2 sepenuhnya. Unsur-unsur in game ini justru dimanfaatkan oleh Valve untuk membuat Underlords lebih mudah dikenali oleh pemain Dota Auto Chess sebelumnya.

Niatnya sih begitu, Sobat Gamers. Sayangnya hal ini jadi bumerang bagi Valve.

Penggemar malah ngasih cap jelek, soalnya Dota Underlords terlalu mirip dengan Dota Auto Chess sampai dianggap plagiat. Hanya ada beberapa fitur yang ditambahkan karena game ini emang berdiri sendiri. 

Tapi yah, mau gimana lagi, kan? Mungkin ini jalan tengah terbaik yang dipilih oleh Drodo ataupun Valve.

Jika Sobat Gamers pemain baru Dota Underlords, mungkin kalian enggak bakal mempermasalahkan apapaun. Tapi pemain-pemain lama kebanyakan ngejagoin Auto Chess. Selain karena udah biasa dan nyaman, pemain lama juga udah investasi banyak hal di game bikinan Drodo Studio.

. . .

Hingga saat ini pemain tetap mengaku bahwa Auto Chess versi mod di klien Dota 2 adalah yang terbaik. Kalau menurut kalian gimana Sobat Gamers? Lebih suka Auto Chess atau Dota Underlords? Tinggalkan pendapat kalian di kolom komentar bawah, ya!

Temukan informasi menarik lainnya tentang esports dan game cuma di website INDOESPORTS!


Tags:

Apa menurut kamu Artikel ini keren?

Share artikel ini ke teman-teman kamu juga ;)

Beri Komentar
Silahkan melakukan login terlebih dahulu

0 Komentar