OG Beri Kekalahan Perdana untuk Team Secret di ESL One LA

OG Beri Kekalahan Perdana untuk Team Secret di ESL One LA Dot Esports

Laju tak terkalahkan Team Secret di ESL One LA Online Eropa dan CIS akhirnya berhasil disudahi oleh OG. Lagi-lagi juara dua kali The International itu menunjukkan permainan yang out of the box. Setelah hanya mampu finis kedua di klasemen Grup B, kini OG punya peluang lebih besar untuk lolos ke grand final.

OG mengalahkan Secret dengan merebut dua game sekaligus dalam babak playoff upper bracket ronde pertama. Game pertama memberi keuntungan besar bagi OG, sementara di game kedua terjadi drama menarik antara kedua tim. Namun pada akhirnya tidak ada yang bisa menghentikan OG di pertandingan tersebut.

DIlansir dari Dot Esports ini adalah pertama kalinya kedua tim bertemu sejak EPICENTER Major 2019 lalu. Menariknya, kali ini OG diperkuat oleh pelatih mereka sendiri, Titouan “Sockshka” Merloz. Sockshka terpaksa menjadi stand-in di turnamen ESL One LA Online ini karena Johan “N0tail” Sundstein dalam kondisi tidak fit.

OG Beri Kekalahan Perdana untuk Team Secret di ESL One LA VP Esports
VP Esports

Pada game pertama, Team Secret menggunakan kombinasi Bristleback dan Keeper of the Light. Keduanya tampak solid dan cukup mendominasi di awal pertandingan untuk membawa Secret unggul. Akan tetapi draft OG ternyata sudah mengantisipasi susunan hero yang direncanakan oleh lawan.

OG menempatkan Pugna di posisi empat untuk langsung menyerang di lane. Dia menggunakan Nether Ward agar Bristleback tidak bisa mengeluarkan Quill Spray miliknya. Hal itu membuat Necrophos juga jauh lebih mudah untuk menghancurkan core dari Team Secret.

Upaya yang dilakukan Secret untuk mengatasi OG tidak terlalu membantu karena SumaiL tampil luar biasa dengan Void Spirit. Ketiga core tim OG benar-benar nyaman dalam fase laning. Bahkan Secret seolah tidak dapat memutar kembali roda mesin mereka dan kecolongan saat pertandingan berjalan 20 menit.

Game satu menjadi milik OG, namun ini adalah awal dari sebuah pertandingan seru antara kedua tim. Berada dalam posisi tertinggal membuat Secret mengerahkan segalanya untuk merebut game kedua dan kembali ke seri ini. Bisa dibilang ini adalah game terbaik di sepanjang turnamen.

OG Beri Kekalahan Perdana untuk Team Secret di ESL One LA

Secret bermain penuh percaya diri dan telah membuat perencanaan matang untuk membalas kekalahan mereka. Puppey dan kolega melakukan dorongan yang lambat untuk menekan OG. Strategi ini seringkali berhasil mereka lakukan ketika melawan tim yang tidak terlalu kuat.

Namun Secret sepertinya tidak mengingat bahwa OG adalah tipikal tim yang strateginya di luar ekspektasi semua orang. Mereka bukanlah tim yang biasa-biasa saja di Dota 2 dan itulah yang ditunjukkan OG. SumaiL benar-benar menjadi bintang di game ini dengan mengeluarkan tiga Divine Rapier.

Aksi tak masuk akal dari OG mengakhiri perlawanan Secret di babak ini. Terlepas dari dua stand-in di kubu OG, SumaiL terlihat sangat solid, bahkan meski dia harus bermain dengan ping tinggi dari AS. Tetapi OG tetaplah tim yang kuat dan juara TI dua kali itu bakal menghadapi Virtus.pro di upper bracket ronde kedua ESL One LA.


Tags:

Apa menurut kamu Artikel ini keren?

Share artikel ini ke teman-teman kamu juga ;)

Beri Komentar
Silahkan melakukan login terlebih dahulu

0 Komentar