Ninjas in Pyjamas Finish Terakhir di WePlay Bukovel Minor

Ninjas in Pyjamas Finish Terakhir di WePlay Bukovel Minor


Halo, sobat gamer! Jangan lupa cek Youtube Channel INDOESPORTS ya. Ada video live stream turnamen esports setiap minggunya, dan informasi lain seputar esports. Ayo subscribe, like dan comment sekarang juga!


Ninjas in Pyjamas harus tereliminasi lebih awal di WePlay Bukovel Minor 2020. Mereka gagal di penyisihan Grup A setelah kalah di pertandingan do-or-die melawan Team Spirit. Hasil ini membuat NiP mau tidak mau harus tereliminasi lebih awal dan menerima kenyataan finish di posisi terakhir.

Sementara itu dari Grup B, Furia Esports juga harus menerima kenyataan gagal lolos ke babak play-off. Kekalahan ini tentu menimbulkan kekecewaan bagi skuat NiP dan Furia, yang membawa harapan lebih. Namun, tim-tim kontestan lainnya sepertinya masih terlalu tangguh.

Spirit dan NiP membuka hari kedua WePlay Bukovel Minor dengan seri yang cukup pendek. Pola pada kedua game hampir mirip dengan sangat awal menuju ke mid game. Di mana, ini menguntungkan bagi skuat NiP, namun kemudian diikuti oleh reli dari Team Spirit.

Carry Igor "iLTW" Filatov tampil mengesankan di kedua game dan memungkinkan Team Spirit mengambil permainan. Penyisihan grup acara ini tidak diragukan lagi menjadi kekalahan besar bagi skuat Amerika Utara. Sebab, sebelumnya mereka telah membuat perubahan roster di menit-menit akhir dengan harapan sukses di turnamen.

NiP memang tidak terlalu tangguh di DPC musim 2018-2019, tetapi Peter “ppd” Dager dkk.masih memiliki musim yang sukses. Tim finish di peringkat enam besar pada dua Major dan memenangkan dua Minor. Itulah yang menjadi alasan mereka menjadi salah satu tim pertama yang mendapat undangan langsung ke TI9.

Ninjas in Pyjamas Finish Terakhir di WePlay Bukovel Minor Twitter
Twitter

 

Akan tetapi, bencana di TI9 membuat tim dibubarkan sepenuhnya dan ppd membentuk tim baru untuk NiP. Sebagian besar pemainnya merupakan veteran, yang mana membawa tim lolos ke Dota Summit 11 Minor pada November lalu. Tetapi, tetap saja tim tidak kunjung kembali ke performa terbaik.

NiP di kualifikasi Bukovel Minor sebenarnya sudah mengisyaratkan peningkatan. Mereka berhasil menggulingkan J.Storm, yang mana tampil cukup baik di MDL Chengdu Major. Meski demikian, tim membuat keputusan mengejutkan ketika menggantikan Oliver “Skiter” Lepko dengan Jason “TANNER: Weedon.

TANNER sebenarnya berkinerja cukup baik di panggung yang lebih besar. Tetapi hasil akhir ini di Bukovel Minor menunjukkan bahwa masalah NiP sekadar jalan di tempat. Setelah gagal menuju dua Major musim ini, ada kemungkinan NiP akan membuat perubahan roster lagi.

Pilihan tidak terlalu banyak karena pemain yang berstatus free agent sangat terbatas. Tetapi, kemungkinan mereka tetap melakukannya pasca DreamLeague Season 13 Major pada 26 Januari. Berikutnya, NiP bersiap untuk kualifikasi Major berikutnya, ESL One Los Angeles.

Dari Grup B, FURIA Esports bernasib sama dengan NiP. Bahkan mereka sebenarnya menjadi tim pertama yang tersingkir dari Bukovel Minor, mendahului NiP. Pertandingan melawan Nigma sebagai penentuan tentu bukan hal yang mudah bagi tim Amerika Selatan, yang dianggap underdog.

Nigma memang berhasil dikalahkan oleh Fighting PandaS sehari sebelumnya. Akan tetapi, tim Eropa tetap akan menjadi lawan yang sangat sulit bagi FURIA. Pada akhirnya, seperti yang diperkirakan, Nigma mampu mengambil kemenangan dengan cukup mudah.

Tim asal Brasil itu bertahan selama hampir 50 menit, tetapi sayangnya kekuatan tri-core Nigma terlalu sulit untuk dihadapi. Saat mengklaim game pertama, Nigma sebenarnya masih tampak sangat goyah, namun membaik di game kedua. Tim Brasil benar-benar tidak punya kesempatan sama sekali.

Mereka dihancurkan oleh Amer 'Miracle' Al-Barkawi dan seorang Aliwi 'w33' Omar. Bahkan ketika ada kesempatan bangkit bagi FURIA, rencana mereka tidak berjalan dengan baik. Pertandingan melawan Nigma pun menjadi akhir perjalanan bagi skuat Amerika Selatan.

WePlay Bukovel Minor masih berlanjut dengan menyisakan enam tim. Mereka akan berjuang untuk memperebutkan satu tiket tersisa menuju Leipzig Major.


Mau diskusi lebih lanjut mengenai game Dota 2? Ayo gabung dengan Komunitas Dota 2 dengan cara join di group facebook DOTA 2 ID.


Tags:

Share post:

Beri Komentar
Silahkan melakukan login terlebih dahulu

0 Komentar