Mantan Roster Dota 2 OG Seed Resmi Membubarkan Diri

Dota2 OGSeed Gamedaim

Beberapa waktu lalu, OG mengumumkan pembubaran tim sekunder mereka, OG Seed. Awalnya para roster tim yang dibubarkan itu masih bergabung dalam organisasi OG dan ingin tetap bersama di masa depan. Tetapi pada akhirnya mereka memilih untuk pisah jalan dengan OG dan mencari peruntungan masing-masing di tempat lain.

Dilansir dari Win.gg, berita tersebut disampaikan oleh mantan kapten Seed, Petu “Peksu” Vaatainen lewat akun Twitter pribadinya. “Kami memutuskan berpisah dengan OG. Memang, kami hanya berencana untuk kembali ke Dota setelah beristirahat. Akan tetapi, banyak pemain yang mendapat tawaran dan akhirnya berpisah adalah keputusan terbaik.”

OG Seed merupakan tim potensial yang diperkuat oleh sejumlah pemain veteran. Sayangnya, status mereka hanyalah sebagai tim sekunder dari OG dan harus berkompetisi di wilayah padat seperti Eropa. Mau tidak mau, Seed harus berhadapan dengan tim-tim terbaik di setiap turnamen yang mereka ikuti.

Sebenarnya rintangan besar itu mampu mereka hadapi di beberapa pertandingan kompetitif. Pada ajang Dota Summit 12 belum lama ini, Seed berhasil finis sebagai runner-up dengan mengalahkan tim-tim papan atas. Namun ketika mulai menemukan pijakan, pandemi telah benar-benar mengubah kancah kompetitif Dota 2.

Dota2 OGSeed GGWP
GGWP

Transisi dari turnamen LAN ke online telah menjadikan beberapa tim berada di posisi tak menguntungkan. Seed sempat mengikuti turnamen online, bersamaan dengan OG, tetapi itu sekaligus menjadi penutup kebersamaan mereka. Social distancing dan pembatasan perjalanan membuat latihan dan permainan tim menjadi tidak efektif.

Bahkan Seed sempat menggunakan pemain stand-in dari Amerika Utara saat berkompetisi. Zakari “Zfreek” Freedman kemudian bermain dengan 150 ping yang sangat memberatkan. Namun, masalah kepentingan di organisasi menjadi isu paling serius di balik pembubaran Seed.

Ketika tim utama OG mulai kembali dari istirahat panjangnya, secara teratur Seed mulai lebih jarang berkompetisi. Keduanya dilarang berada dalam satu turnamen yang sama berdasar aturan terbaru dari Valve. Kesulitan logistik dan tidak adanya peluang pun lalu berujung pada keputusan untuk membubarkan tim.

Dota2 OGSeed One Esports
One Esports

Saat ini kelima mantan roster Seed sama-sama berstatus bebas agen, termasuk Madara, yang sempat bermain di tim utama. Empat lainnya adalah Rasmus “Chessie” Blodmin, Andreas “Xibbe” Ragnemalm, Zfreek dan Peksu. Kemungkinan hanya Peksu, yang dalam waktu dekat belum akan kembali aktif berkompetisi.

Dilansir dari Win GG, Chessie menyatakan bahwa hampir setiap pemain sudah mendapatkan tawaran. Setidaknya itu bisa menjadi referensi bahwa seluruh mantan roster Seed memiliki masa depan di tempat lain. Namun di antara mereka, Xibbe dan Madara kemungkinan menjadi pemain paling diburu.

Permainan keduanya selama di OG Seed cukup mencuri perhatian dan mungkin akan direkrut oleh tim mapan dalam waktu dekat. Namun tidak menutup kemungkinan juga mereka akan membentuk tim sendiri dengan gabungan dari para pemain bebas agen lainnya. Sementara Zfreek tampaknya akan lebih mudah bermain di tim Dota 2 Amerika Utara.


Tags:

Apa menurut kamu Artikel ini keren?

Share artikel ini ke teman-teman kamu juga ;)

Beri Komentar
Silahkan melakukan login terlebih dahulu

0 Komentar