Artsiom fng Barshak Gambit Youtube 2

Kapten Gambit Esports Ungkap Penyebab Penurunan Tim CIS

Gambit esports menjalani turnamen yang sulit pada Chengdu Major yang berlangsung beberapa minggu yang lalu. Mereka datang ke Tiongkok sebagai salah satu favorit setelah mencapai grand final ESL One Hamburg. Oleh karenanya, performa buruk mereka di Major pertama pun menjadi kejutan bagi semua orang.

Dilansir dari vpesports, Kapten tim Gambit, Artsiom "fng" Barshak, secara terbuka membahas apa yang salah pada timnya usai tersingkir dari Chengdu. Dalam sebuah wawancara, dia juga menceritakan tentang bagaimana rekrutmen pemain setelah TI9. Serta tentang apa yang menurutnya menahan prestasi tim dari wilayah CIS pada awal musim baru.

“Turnamen itu tidak berjalan baik bagi kami, jadi kami tidak benar-benar bahagia. Tetapi ini merupakan pengalaman yang dapat kami pelajari. Tentang Chengdu, kotanya, saya harus mengatakan bahwa saya agak takut ketika saya datang ke sini karena tidak tahu apa yang diharapkan.

Artsiom fng Barshak Gambit Youtube 3
Youtube 

 

“Ini adalah turnamen MDL pertama saya, dan saya sangat terkejut melihat seberapa baik itu dan seberapa baik penyelenggaraannya,” ujar kapten Gambit esports.

Masalah dengan dua visa pemain yang datang ke sini, diduga memberi dampak pada persiapan bootcamp tim gambit. Di sisi lain, fng juga merasakan perbedaan cukup mencolok ketika bermain di ESL One Hamburg dan Chengdu Major.

“Saya dapat mengatakan banyak alasan, seperti soal visa, kurang tidur, jetlag, dan sebagainya. Namun pada kenyataannya, semua itu hanya bagian kecil dalam hasil yang kami dapatkan. Kami kalah karena kami memang tidak cukup baik untuk mengalahkan tim di Major ini.

Artsiom fng Barshak Gambit Youtube
Youtube 

 

“Saya pikir itu terjadi karena kami tidak terlalu paham bagaimana meta berkembang di turnamen ini. Apa yang kami mainkan di ESL One Hamburg itu berbeda, tahap pertama dari meta berkembang di turnamen ini. Tim mengembangkan hal-hal baru dan kami tidak bisa beradaptasi,” tambahnya.

Gambit mengalami perubahan daftar skuat sejak keberhasilan mereka di ESL One Hamburg lalu. Dalam wawancara dengan VPesports, Fng juga sedikit membocorkan tentang bagaimana tim memilih pemain baru untuk Gambit musim ini. Dia dan sang pelatih, Distilled, memilih dan memutuskan bersama tentang perekrutan.

“Kami memiliki pelatih baru, Distilled, yang sebelumnya bekerja untuk Team Secret dan di Virtus.pro sebagai analis. Kami berdua memutuskan membentuk tim bersama untuk musim baru.

Memang sangat disayangkan wilayah CIS agak tertinggal dari tim-tim wilayah lain pada awal musim ini. Fng sebagai seorang pemain yang telah lama berkecimpung di Dota 2 melihat dua hal yang menjadi masalah. Pertama, wilayah CIS kekurangan talenta muda berpengalaman dan disiplin secara keseluruhan.

Artsiom fng Barshak Gambit Youtube 1
Youtube 

 

“Ya, tidak cukup banyak orang yang bersedia untuk mengumpulkan tim dan bekerja untuk jangka panjang. Jika Anda melihat, bahkan setelah Major pertama ini, atau Minor sebelumnya, ada banyak kekacauan yang terjadi. Ini adalah masalah pertama, bahwa orang sangat cepat dalam berganti tim.

“Yang kedua adalah kami memiliki pemain yang sangat tidak berpengalaman. Di musim sebelumnya, semua tim CIS, kecuali VP, yang berhasil masuk ke Major, berada di urutan empat terbawah. Sekarang bahkan VP dibubarkan, mereka hanya memiliki 2 pemain tersisa dari skuat lama dan itu berarti ini akan jadi babak baru.

“Mereka harus membangun dari dasarnya 0 lagi. Ini seperti melakukan reset. Mereka membutuhkan waktu lebih banyak sekarang, mereka membutuhkan pemain baru untuk mendapatkan pengalaman. Jadi, mungkin itu sebabnya wilayah kami sangat kesulitan,” ungkap fng.

Berikutnya Gambit esports akan menjalani turnamen Dota 2 non DPC, yaitu One esports di Singapura.

Tags:

Share post:

Beri Komentar
Silahkan melakukan login terlebih dahulu

0 Komentar