forbes.com_mikestubbs Dota 2

Dream Team The International 9 Versi INDOESPORTS

Meskipun turnamen The International 9 sudah berakhir, hype-nya masih dirasakan hampir sebagian besar penggemar Dota 2 di seluruh dunia. Bahkan di salah satu wilayah dari negara Filipina terpampang poster besar tim OG sebagai juara di tahun ini, wow banget bukan? Nah, kali ini INDOESPORTS akan mencoba merilis the dream team alias tim impian dari The International 9, siapa sajakah mereka?

  • Lee "Heen" Seung Gon (TnC Predator)

Heen_EPICENTER_Major_2019liquipedia.net

Dari posisi pelatih kami percayakan pada pemain asal Korea Selatan yang sukses membawa TnC Predator melewati musim Dota Pro Circuit 2018-2019 dengan hasil yang maksimal dan finish di peringkat 9. Dari The International 9, TnC Predator menempati peringkat 9th-12th setelah dikalahkan oleh Team Liquid di lower bracket round 2. Sebelum bergabung dengan TnC Predator, Heen sukses meraih banyak prestasi bersama Team Liquid dan pernah merasakan menjadi juara The International di tahun 2017 sebagai pelatih.

 

  • Anathan "ana" Pham (OG)

ana5techmoba.com

Ana kami percayakan untuk memegang posisi 1 sebagai hard carry. Pemain muda yang merasakan juara The International sebanyak 2x ini layak untuk mengisi posisi krusial di tim impian kami. Dari The International 9, Ana membuat trending hero IO yang dipakainya sebagai carry. Meskipun usianya masih tergolong muda, Ana sukses menjadi pemain esports terkaya nomor 3 di dunia dengan total pendapatan $5.996.002,16 .

 

  • Syed Sumail "SumaiL" Hassan (Evil Geniuses)

sumail dream teamtechmoba.com

Penampilan yang kurang stabil dari tim Evil Geniuses tidak membuat kami melupakan bagaimana permainan Sumail yang apik sepanjang The International 9. Di tahun ini, Sumail sukses menjadi pemain pertama yang meraih 1.000 kill di The International. Sejauh ini, Sumail sudah bermain sebanyak 940 pertandingan profesional dengan memakai 73 hero berbeda.

 

  • Ludwig "zai" Wåhlberg (Team Secret)

zaigosugamers

Posisi 3 atau offlaner, kami percayakan Zai dari Team Secret. Pemain asal Swedia ini memiliki persentase kemenangan sebesar 73,8 % sepanjang bermain bersama Team Secret. Di The International 9, Zai paling banyak menggunakan hero Centaur Warrunner dengan total 5x pertandingan. Di usianya yang baru saja menginjak 22 tahun, Zai sudah meraih pendapatan sebesar $2,301,565. Bersama Team Secret, Zai sukses meraih banyak prestasi khususnya di musim Dota Pro Circuit 2018-2019.

 

  • Xu "fy" Linsen (PSG.LGD)

fycdn

Dari tim tuan rumah, kami memilih Fy untuk mengisi posisi 4 sebagai support. Sebutan FGod memang pantas diberikan pada pemain yang mahir dengan hero Rubick ini. Sepanjang The International 9, Fy bermain hero Rubick sebanyak 9x. Fy memiliki persentase kemenangan sebesar 63,33% bersama tim PSG.LGD. Sebelum bergabung dengan PSG.LGD, Fy bermain selama kurang lebih 5 tahun bersama brand Vici Gaming.

 

  • Kuro "KuroKy" Salehi Takhasomi (Team Liquid)

kurokycdn

Sebagai salah satu The International All Timers, Kuroky kami pilih untuk mengisi posisi 5 sebagai hard support dan kapten. Pemain yang tidak pernah absen mengikuti The International sejak tahun 2011 menjadikan dirinya disegani baik oleh rekan satu tim maupun lawan-lawannya. Dari The International 9, KuroKy sukses membawa Team Liquid bertahan di lower bracket hingga akhirnya masuk ke babak grand final dan keluar sebagai runner up.

Bagaimana menurut kalian, apakah setuju dengan tim Dota 2 impian versi INDOESPORTS ini? Atau punya tim impian versi kalian masing-masing? Tinggalkan komentar di bawah ya…


Halo, sobat gamer! Jangan lupa cek Youtube Channel INDOESPORTS ya. Ada video live stream turnamen esports setiap minggunya, dan informasi lain seputar esports. Ayo subscribe, like dan comment sekarang juga!


Mau diskusi lebih lanjut mengenai game Dota 2? Ayo gabung dengan Komunitas Dota 2 dengan cara join di group facebook DOTA 2 ID.


Tags:

Sukai Berita Ini

Share post:

Beri Komentar
Silahkan melakukan login terlebih dahulu

0 Komentar