Burning

Burning Menanggapi Soal Perkembangan Dota 2 China Saat Ini

Xu “BurNIng” Zhilei mantan pemain Dota 2 profesional asal China yang kini berprofesi sebagai pelatih sekaligus co-owner dari Team Aster ikut mengomentari soal perkembangan Dota 2 China saat ini melalui channel streaming pribadinya. Di tahun 2019 ini boleh dibilang dominasi dari tim-tim kuat asal China sedang terpuruk dibandingkan tahun sebelumnya.

burning-1024x683ESL

Burning pun menyinggung soal peran pelatih yang dianggap terlalu banyak ikut campur saat melakukan drafting hero. Baginya sangat aneh melihat sang pelatih duduk di bangku pertandingan mengambil alih posisi yang seharusnya dilakukan oleh para pemain. Seperti yang kita semua tahu, baik Vici Gaming dan PSG.LGD semuanya melakukan hal itu. Dan itu menjadi salah satu kebiasaan yang harus dihilangkan jika ingin melihat tim-tim Dota 2 China bersinar kembali di kompetitif internasional. Kita harus melihat  tim lain seperti Virtus Pro, Liquid maupun Secret di mana para pemain yang melakukan drafting hero bukan pelatih mereka.  Rotk  yang kini menjadi pelatih Vici Gaming danpernah menjadi rekan satu tim dari Burning dinilai tidak cukup bagus dalam bermain, namun Rotk sangat bagus dalam berkomunikasi dalam tim.

ESL chinaESL

Team Secret masih merajai kompetitif Dota 2 internasional saat ini dan menjadi tim peringkat nomor 1 dunia. Sementara dua tim tier 1 asal China, Vici Gaming dan PSG.LGD masih belum bisa menunjukkan permainan terbaiknya hingga pertengahan tahun ini. Satu-satunya turnamen yang berhasil diraih oleh tim tier 1 China  di tahun ini hanya DreamLeague Season 11 yang dimenangkan oleh Vici Gaming.

Tim China dinilai sulit berkembang saat ini bukan dikarenakan oleh skill individual mereka, namun lebih kepada fleksibilitasnya. Jika kita bandingkan bagaimana perjalanan Team Secret di turnamen ESL One Birmingham, Puppey dan kawan-kawan sempat mengalami under perform di babak group stage, namun mereka mampu bangkit dengan melakukan banyak improvisasi juga lebih fleksibel dalam drafting maupun in game hingga akhirnya menjadi juara.

KeenESL

Dalam hal regenerasi, perkembangan tim-tim Dota 2 China sebenarnya sudah sangat bagus. Sebut saja Keen Gaming yang beberapa waktu lalu menjuarai ESL One Mumbai, dan tim Royal Never Give Up yang berhasil lolos untuk mengikuti turnamen Epicenter Major 2019 setelah menghantam Vici Gaming di grand final babak playoffs.

Tim-tim asal China masih punya waktu untuk meraih prestasi di musim Dota Pro Circuit 2018-2019 ini, yaitu di turnamen Epicenter Major dan The International 9. Semoga mereka dapat menjadi yang terbaik di dua turnamen tersebut.  

 

 

 

 

 

Tags:

Share post:

Add Comments
Silahkan Anda Login Terlebih Dahulu