Berubah Lagi, PSG LGD Tiga Kali Ganti Carry dalam 2 Bulan! Dot Esports

Berubah Lagi, PSG LGD Tiga Kali Ganti Carry dalam 2 Bulan!


Halo, sobat gamer! Jangan lupa cek Youtube Channel INDOESPORTS ya. Ada video live stream turnamen esports setiap minggunya, dan informasi lain seputar esports. Ayo subscribe, like dan comment sekarang juga!


DPC musim 2019-2020 bukanlah tahunnya tim Dota 2 Tiongkok, PSG LGD. Setelah mengikuti The International 2019, penampilan mereka terus mengalami penurunan dalam beberapa bulan terakhir. Tentu saja pemandangan seperti ini menjadi hal yang aneh untuk dilihat para penggemar LGD di seluruh dunia.

Mantan tim penguasa Tiongkok itu gagal lolos dari kualifikasi terbuka DPC Major dua kali berturut-turut. Setiap kali gagal lolos ke turnamen utama, LGD selalu melakukan perubahan, namun hasilnya tidak pernah baik. Yang terakhir, tim Tiongkok kembali merombak skuat mereka pasca tersingkir dari kualifikasi terbuka LA Major.

Posisi yang selalu menjadi sorotan utama PSG LGD dalam beberapa bulan ini adalah carry. Setelah melakukan perubahan carry beberapa minggu lalu, kali ini mereka kembali mengubah posisi tersebut. Carry lama, ASD akan digantikan oleh eLeVeN, meski yang bersangkutan tidak akan masuk sebagai carry di LGD.

Berubah Lagi, PSG LGD Tiga Kali Ganti Carry dalam 2 Bulan!
Twitter

Pengumuman resmi PSG.LGD Dota 2 di Twitter berisikan tentang peminjaman eLeVeN dari EHOME untuk bermain di pos 3. Kemudian posisi Chalice akan digeser ke pos 1. Kedua posisi tersebut akan dipertahankan untuk turnamen WeSave! Charity Play dan China Pro League.

Chalice akan bermain sebagai carry, di mana ini cukup spekulatif bagi LGD. Pasalnya, Chalice sudah tiga tahun tidak lagi bermain di posisi tersebut. Sementara kehadiran eLeVeN diharapkan bisa membawa LGD mengulang prestasi di TI 2017, saat timnya finis empat besar.

Sekilas tentang Ren “eLeVeN” Yangwei, dia adalah salah satu pemain populer di kancah Dota 2 pro Tiongkok. Tim-tim ternama seperti EHOME dan Vici Gaming pernah diperkuatnya, termasuk LGD di tahun 2017.

Sementara Chalice memulai debutnya di kompetisi Dota 2 pro Tiongkok sebagai posisi 1 di tim MAX.Y pada 2016. Dengan perubahan posisi ini, Chalice pun melanjutkan tren pemain yang beralih ke posisi carry di level tertinggi. LGD sebelumnya sempat bereksperimen dengan Somnus di posisi tersebut, tetapi dia dikembalikan ke mid lane.

Berubah Lagi, PSG LGD Tiga Kali Ganti Carry dalam 2 Bulan! Hotspawn
Hotspawn

Nama Ame adalah salah satu pemain carry paling stabil dan sukses bersama LGD selama bertahun-tahun. Setelah menjalin kemitraan dengan raksasa sepak bola PSG, mereka pun mulai meraih sukses besar. Tim Tiongkok memenangi dua Major, meraih tempat kedua di TI 2018 dan ketiga di TI 2019.

Ketika tim memilih absen di Major pertama DPC musim 2019-2020, tampaknya itu menjadi awal kejatuhan PSG.LGD. Kegagalan demi kegagalan membuat raksasa Tiongkok itu membuat berbagai langkah mengejutkan.

Salah satu keputusan besar LGD adalah melepas carry andalan, Ame, ke CDEC Gaming untuk merekrut Lai “Ahjit” Jay Son. Sialnya, Ahjit hanya bertahan di tim kurang dari satu minggu dan digantikan oleh Li “ASD” Zhiwen.

Tak lama kemudian, PSG LGD mencatatkan hasil buruk back-to-back di kualifikasi terbuka DPC Major. Akhirnya itu berujung pada perubahan carry ketiga dalam waktu kurang dari dua bulan. Penggemar berharap LGD bisa segera kembali ke bentuk terbaik seperti yang telah ditunjukkan selama bertahun-tahun.


Mau diskusi lebih lanjut mengenai game Dota 2? Ayo gabung dengan Komunitas Dota 2 dengan cara join di group facebook DOTA 2 ID.


Tags:

Share post:

Beri Komentar
Silahkan melakukan login terlebih dahulu

2 Komentar