DG Esports Akui Bonafide dan Kayze sebagai Pesaing Terkuat di Major Series Season 3

DG Esports Akui Bonafide dan Kayze sebagai Pesaing Terkuat di Major Series Season 3

CODM Minor Series Season 3 yang dimenangkan oleh DG Esports masih menyisakan kesan bagi penggemar esports Call of Duty Mobile. Para pemain dari DG Esports, Jetsky dan kawan-kawan mengaku bahwa timnya tidak mengalami kendala yang berarti di turnamen ini.

Sejak awal pertandingan sudah menjaga konsistensi permainan, tim ini bisa tetap bisa unggul hingga CODM Major Series Season 3 usai. Hanya saja, memang ada beberapa tim yang membuat DG Esports cukup kesulitan.

Dalam interview secara terpisah, para pemain dan coach DG Esports ternyata memberikan jawaban yang serupa. Ada dua tim yang bagi mereka jadi pesaing terbaik di turnamen CODM Major Series lalu.

Tim CODM Kayze, Antidote-nya DG Esports

Fakta Menarik  Mengenai 8 Tim yang Maju Grand Final Major Series Season 3 7

Grand final CODM Major Series Season 3 ini menyisakan tim-tim tangguh dari seluruh Indonesia. Jetsky, Venom, Ehann, dan Zeze sepakat menyebutkan bahwa Kayze adalah tim yang mereka waspadai di grand final. DG Zeze menjelaskan bahwa tim satu ini memiliki gaya bermain yang berbeda, entah dari segi senjata maupun rotasi.

“Mungkin menurut tim lain biasa saja, tapi bagi kita Kayze perlu diwaspadai,” kata DG Zeze.

DG Dioxide juga tak ragu menyebutkan tim Kayze sebagai tim yang harus diantisipasi. Selanjutnya, sang coach menjelaskan mengapa tim Kayze menjadi peserta yang berbahaya, terkhususnya bagi DG Esports.

“Kayze yang paling saya takutkan kalau nanti ketemu di final lagi. Mereka antidote-nya DG Esports. Karena DG tipikal yang main cepat, main tabrak. Sedangkan Kayze itu orang LMG-nya ada 2, enggak ada sniper. Mereka mainnya nge-scouting, jadi main tunggu. Mereka main rapat, rapih.”

DG Dioxide mengakui kehebatan tim yang jadi lawannya itu di Major Series Season 3 lalu. Kemudian, sang coach kembali memaparkan beberapa fakta mengenai pertandingan yang sudah mereka lalui.

“Makanya, bisa dilihat skor kita pas main paling tipis, itu sama Kayze. Itu pun kita kalah dulu, di SND. Padahal itu di map yang kita paling kuat, tapi mereka bisa menang lawan kita. Untungnya, anak-anak Domination nya udah dibenerin. Jadi, udah deh. Pas Domination sama Hardpoint dihajar balik. Soalnya dua mode ini kan lebih ke individu, kalau di SND secara tim. Kalo di SND, Kayze itu kuat banget.”

Maka tak heran, kan, kenapa tim Kayze ini jadi tim CODM yang paling diwaspadai oleh DG Esports. Karena gaya tempur yang bertolak belakang ini lah Kayze dan DG Esports akan saling tertantang jika bertemu di arena.

Tim Kuda Hitam, Bonafide Esports

Fakta Menarik  Mengenai 8 Tim yang Maju Grand Final Major Series Season 3 4

Para pemain DG Esports, Jetsky, Venom, Ehann, dan Zeze menceritakan bahwa tim esports CODM yang mereka lawan ini ternyata jadi kejutan. Pengalaman bertempur dengan Bonafide jadi hal yang mengesankan bagi DG Esports.

“Di-comeback Bonafide pas di map Nuketown,” kata Jetsky ketika diminta menyebutkan satu hal paling berkesan selama turnamen final.

Jika diingat lagi, tim ini menempati peringkat terbawa pada saat Playoff. Siapa yang sangka Bonafide Esports malah jadi runner up di CODM Major Series Season 2. Tim satu ini pun langsung dapat pengakuan tak hanya dari DG Esports, tapi juga komunitas CODM secara keseluruhan.

“Terbilang tim baru dari yang lolos kualifikasi. Bonafide tim yang kuat,” kata para player DG Esports, satu suara.

Kemudian, DG Dioxide juga menyebutkan nama tim ini walau saat sesi interview tim INDOESPORTS tak menyebutkan nama Bonafide sama sekali.

“Kalau Bonafide, emang kaget sih. Kayaknya semua tim juga kaget, mereka bisa lolos ke final. Sebenarnya dua pemain (Bonafide) juara di season satu. Kita enggak expect pas liat mereka di Playoff, kita liat mereka biasa aja mainnya. Tiba-tiba pas grand final, beda.”

Sang coach dari DG Esports memberikan apresiasi terhadap tim kuda hitam satu ini. menurut Dioxide, tim Bonafide memiliki mental offline yang benar-benar bagus. Terutama untuk menjaga kestabilan emosi.

. . .

Turnamen CODM Major Series merupakan kompetisi terbesar yang mempertemukan tim-tim CODM terbaik Indonesia. Ajang ini jadi tempat yang disediakan agar komunitas CODM bisa bertemu dan berkumpul. Dibungkus dalam wadah kompetisi, tim yang bertanding dalam CODM Major Series Season 3 berasal dari kualifikasi serta jalur undangan.

Menuju CODM SEA Qualifier, Inilah yang Terjadi di Balik Layar Tim DG Esports 4

Menurut sistem CODM Major Series, sebagai runner up di musim sebelumnya tim DG Esports bergabung dengan peserta lainnya di grand final. Jadi bisa disebutkan bahwa Jetsky dan kawan-kawan benar-benar bersinggungan dengan peserta lainnya di momen grand final ini.

Penampilan DG Esports memang sudah memuaskan. Di samping itu, pertarungan dengan tim-tim CODM lainnya jadi pengalaman yang berharga bagi para pemain khususnya. Pengalaman ini akan sangat berguna bagi DG Esports untuk melangkah ke tahap selanjutnya, yaitu CODM SEA Qualifier.

Jangan lupa dukung tim esports CODM kebanggaan Indonesia ini ya, Sobat Gamers! Support DG Esports supaya bisa membawa nama bangsa hingga ke turnamen global Call of Duty Mobile.

Nantikan terus berita terbarunya hanya di website INDOESPORTS!


Tags:

Apa menurut kamu Artikel ini keren?

Share artikel ini ke teman-teman kamu juga ;)

Beri Komentar
Silahkan melakukan login terlebih dahulu

0 Komentar