BFV firestrom

Usaha EA untuk Mendongkrak Battlefield V Lewat Mode Firestorm

Sejak perilisan perdananya pada November 2018, Battlefield V memang tak lepas dari kontroversi. Meski demikian, Electronic Arts (EA) DICE sebagai publisher dan developer tetap optimis memperkenalkan gim yang mengambil latar waktu Perang Dunia II tersebut.

Anda yang sudah mengikuti waralaba Battlefield mungkin menantikan fitur teranyar yang disuguhkan BF5. Sayangnya, antusiasme gamers maupun para pengamat tidak selaras dengan ekspektasi EA DICE. Malah, permainan ini disebut-sebut kurang laku di pasaran.

Angka penjualan masih di bawah target

BFV firestrom 4EA

Disitat dari Venture Beat, jumlah download Battlefield V sejauh ini sudah menyentuh angka 7,3 juta kopi. Data ini mungkin terdengar fantastis untuk orang awam, tetapi tidak bagi EA DICE, karena angkanya tak setinggi versi-versi terdahulunya. Mereka masih butuh 1 juta kopi lagi untuk menembus target.

Andrew Wilson selaku CEO EA rupanya menyadari BF5 belum sanggup menyaingi para kompetitor, terutama gim-gim di genre battle royale. Apalagi pada tanggal perilisan, BF5 harus berhadapan dengan Red Dead Redemption 2 dan Call of Duty: Black Ops 4.

Tanggal perilisan yang terus mundur

BFV firestrom 3EA

Sebenarnya, ada beberapa gamers yang meragukan BF5 sejak EA DICE mengumumkan perilisannya. Mulanya, gim tersebut dijadwalkan terbit pada Oktober 2018, lalu mundur 1 bulan dengan alasan untuk menyempurnakan gameplay yang dirasa belum memenuhi target mereka.

Sejumlah gamers mempertanyakan alasan tadi, apalagi saat Wilson mengungkapkan pengunduran tadi disebabkan kesalahan. Namun sang CEO berdalih penundaan perilisan pun dilakukan supaya BF5 tidak cepat tenggelam di tengah gim-gim yang sedang dilepas dengan harga diskon liburan.

Kontroversi lain seperti munculnya tokoh perempuan dalam trailer hingga penggambaran Perang Dunia II dalam gameplay yang terlalu realistis pun mempengaruhi reputasi BF5. Angka penjualannya pun hanya memenuhi setengah penjualan seri perdananya, Battlefield I.

Kendati begitu, EA DICE tetap optimis melanjutkan perkembangan pada Battlefield V. Mereka terus memberikan fitur dan pembaruan berkala untuk memenuhi ekspektasi gamers yang kadung kecewa, salah satunya adalah mode battle royale bernama Firestorm.

Unjuk gigi dengan merilis mode Firestorm

BFV firestrom 2EA

Karena sudah dikenal sebagai gim fps, BF5 yang dijadwalkan hadir bersama mode battle royale bernama Firestorm mengundang rasa penasaran gamers. Pasalnya, mode fps sudah terbilang menantang dan kehadiran battle royale kemungkinan bakal membuatnya semakin mendebarkan permainan.

Hal ini pula yang membuat Firestorm tidak serta-merta dimunculkan saat perilisan BF5 pada November silam. Kabarnya, mode tersebut baru akan diperkenalkan kepada gamers pada 25 Maret 2019 dalam bentuk update dan bisa Anda unduh gratis untuk PC, Xbox One, serta PS4.

Konsep Firestorm tentunya berbeda dari mode battle royale pada gim-gim lainnya. Pada permainan lain, mode battle royale mengharuskan Anda memasukkan maksimal 100 pemain dalam satu map. Namun, di Firestorm, jumlah pemain yang boleh terjun hanya 64 orang.

Firestorm yang akan Anda dapatkan setelah download Battlefield V menyediakan peta bernama Halvoy. Selain itu, Anda dapat memainkannya dalam mode Solo, Duo, maupun Squad berisi empat pemain. Akan tetapi, mode Duo baru diluncurkan pada April 2019.

Secara garis besar, Firestorm memang belum sesempurna mode battle royale pada gim-gim lain. Di sisi lain EA DICE tetap optimis kalau BF5 tersebut mampu mengungguli pesaingnya.

Genjot kepercayaan dengan Apex Legends

BFV firestrom 1EA

EA DICE lantas memasang strategi baru untuk menggenjot kepercayaan gamers dengan merilis Apex Legends. Gim yang lahir dari kerja sama dengan Respawn Entertainment tersebut rupanya mendapat sambutan yang lebih meriah dan positif.

Berbeda dari BF5, Apex Legends berhasil menggaet 50 juta pemain satu bulan setelah diperkenalkan ke publik. Para pemain yang tadinya meragukan profesionalitas EA DICE sebagai pengembang waralaba Battlefield pun perlahan kembali menaruh ekspektasi kepada mereka.

Apex Legends seakan menjadi angin segar karena kombinasi-kombinasi unik yang tak didapatkan pada gim lain. Tidak menutup kemungkinan hal tersebut bakal ikut mendongkrak posisi BF5 yang masih agak terpuruk karena sejumlah kontroversinya.

Bagaimana menurut Anda? Apakah Battlefield V bakal mampu merebut posisi teratas sebagai gim fps terlaris?


Halo, sobat gamer! Jangan lupa cek Youtube Channel INDOESPORTS ya. Ada video live stream turnamen esports setiap minggunya, dan informasi lain seputar esports. Ayo subscribe, like dan comment sekarang juga!


Ayo gabung dengan Komunitas Dota 2 dengan cara join di group facebook DOTA 2 ID.


Tags:

Sukai Berita Ini

Share post:

Beri Komentar
Silahkan melakukan login terlebih dahulu

0 Komentar