BTR Teemola

7 Pemain Profesional AoV yang Dulunya Adalah Pemain League of Legends

Sejak pertama kali dirilis ke Indonesia pada tahun 2016, Arena of Valor (AOV) terus berkembang hingga sekarang terutama dari sisi esportsnya. Garena selaku publisher terus menerus mengadakan turnamen untuk game miliknya ini. Sampai sekarang setelah lebih dari dua tahun keberadaan game ini, tercatat sudah ada banyak turnamen yang terus digelar. Dan dari sekian banyaknya turnamen tersebut, lahir pula begitu banyak tim profesional.

Sangking banyaknya, mungkin terlihat mustahil apabila kita ingin menuliskan satu per satu tim yang ada di AOV ke dalam artikel ini. Jikapun disortir dari segi level turnamennya alias membagikannya ke dalam kategori amatir dan profesional, artikel ini bakalan sangat panjang seandainya kita tetap ingin menjabarkan satu per satu tim yang ada.

Terdapat satu fakta menarik jika kita membahas tentang tim-tim yang ada di AOV yaitu beberapa tim profesional di sini ternyata juga berisikan pemain-pemain League of Legends yang sudah hijrah. Nah, mau tahu siapa saja pemain-pemainnya dan sekarang mereka ada di tim mana? Simak di bawah.

1 EVOS Pokka

LoL Esports Indonesia

Sebelum resmi masuk ke AOV, Pokka adalah seorang pemain profesional League of Legends. Dia pernah beberapa kali gabung ke tim-tim besar dan juga beberapa kali menyabet juara turnamen bergengsi. Tidak tanggung-tanggung, pria bernama asli Hartanto ini pernah menjuarai liga terbesar League of Legends Indonesia sebanyak tiga kali berturut-turut.

Pokka memulai karir profesionalnya di AOV bersama Saudara Esports. Sekarang, Pokka sudah pindah ke EVOS dan tengah bertanding di ASL Season 2.

2 BTR Teemola

Bigetron

Stewart Yoel Tiolamon atau yang juga dikenal sebagai Teemola, juga merupakan mantan pemain League of Legends. Sayangnya, berbeda jauh dengan karirnya di AOV, perjalanan Teemola di dunia esports game buatan Riot Games tersebut dibilang tidak begitu mulus. Hal ini juga yang menyebabkan mengapa dirinya lebih banyak muncul sebagai shoutcaster ketimbang pemain profesional di League of Legends.

Berita baiknya, Teemola akhirnya mendapatkan pencapaian terbaiknya setelah bergabung ke Bigetron Esports. Di tim ini, dia tidak hanya menjadi pemain, melainkan juga sebagai co-founder yang membangun tim sejak awal.

3 BTR Minky

LoL Esports Indonesia

Minky adalah pemain asal Vietnam yang awalnya didatangkan ke Indonesia oleh Bigetron Esports untuk bertanding di turnamen League of Legends. Setelah beberapa kali mengikuti turnamen, Minky pun pindah ke AOV namun tetap berada di bawah naungan timnya tersebut.

Permainan Minky di League of Legends tidak berbeda dengan permainannya di AOV, yaitu sama-sama bagus. Pria muda ini memang mempunyai bakat yang luar biasa dalam memainkan game MOBA. Bersama Bigetron Esports, Minky sukses menyabet juara LGS Spring 2018.

4 RRQ Binx

Hasagi.gg

Oleh komunitas AOV di Indonesia, Binx dikenal tidak hanya sebagai pemain yang hebat, namun juga pemain yang sudah terbiasa dekat dengan fans-fansnya. Nah, serupa halnya sewaktu masih berkarir di League of Legends, Binx yang bernama asli Bintang Karel ini memang sudah terkenal friendly.

Tapi, hal yang paling membuatnya terkenal di kalangan komunitas adalah permainan hebatnya menggunakan champion Ekko. Sangking jagonya, sampai-sampai ada istilah "Dont Binx!" yang sering disebutkan oleh komunitas sewaktu menonton permainan Binx di turnamen.

Tim terakhir Binx di League of Legends adalah Bigetron Esports sebelum akhirnya dia memutuskan untuk hijrah ke AOV.

5 RRQ Phoenix

Hasagi.gg

Sudah ada banyak prestasi hebat yang didapatkan oleh Phoenix di sepanjang karirnya sebagai pemain profesional AOV. Tapi, apakah kalian tahu bahwa pria tinggi yang bernama asli Yehezkiel Patric Parmonangan Siagian ini dulunya adalah seorang pemain League of Legends dan bahkan menghasilkan banyak prestasi di game tersebut?

Yep, sebelum pindah ke AOV, Phoenix memang sudah bertahun-tahun menjadi pemain profesional League of Legends. Dia merupakan pemain jungler dari beberapa tim papan atas kala itu, seperti Jakarta Juggernauts, Revival, Kanaya Gaming, dan Phoenix Esports. Phoenix pernah berada di satu tim yang sama bersama Pokka yaitu Kanaya Gaming dan juga telah beberapa kali merasakan manisnya menjadi juara LGS.

6 HNT Hachiman

Hasagi.gg

Boleh saja kompetitif AOV baru dimulai sekitar dua tahun lalu, namun pengalaman Hachiman sebagai pemain esports profesional sudah dimulai sejak lama.

Sebelum resmi menjadi pemain AOV, Hachiman adalah mantan pemain League of Legends yang sangat populer di masanya. Dia merupakan anggota dari banyak tim papan atas seperti Zero Latitude, PWN Esports, dan U8 Esports.

Hachiman mulai terkenal semenjak ia memperlihatkan permainan out of the box miliknya di beberapa turnamen. Yang paling tidak bisa dilupakan dari Hachiman adalah keahliannya dalam merebut Baron musuh. Karena hal tersebut, sampai-sampai ia dijuluki "Smite God Sama" oleh komunitas League of Legends Indonesia.

Di AOV sendiri, Hachiman pernah gabung bersama RRQ dan keluar setelah lumayan lama bermain untuk tim tersebut. Sekarang dirinya ada di Headhunters, mantan raksasa League of Legends yang sekarang sudah membuka divisi baru AOV.

7 ONIC Gov

Hasagi.gg

Nama Gov di esports AOV mungkin tergolong baru, tapi di League of Legends justru sebaliknya. Gov adalah salah satu pemain lama sekaligus paling populer yang pernah hadir di turnamen-turnamen bergengsi League of Legends Indonesia.

Permainan Gov dapat dibilang sangat konsisten, dia piawai dalam memainkan perannya sebagai seorang support. Apalagi ketika dia berhasil mendapatkan champion andalannya, Thresh, bisa dijamin akan ada banyak musuh yang ogah berhadapan dengannya.

Gov pernah menjadi bagian dari sejumlah tim papan atas di League of Legends Indonesia seperti The Jokes on You, TeamNxl>, dan Phoenix Esports.

Gov masuk ke AOV dengan bergabung ke Headhunters, namun sayangnya dia tidak bertahan lama di tim ini. Sekarang, Gov bermain untuk salah satu tim profesional AOV bernama ONIC Esports.

Tags:

Share post:

Add Comments
Silahkan Anda Login Terlebih Dahulu
Comments